Dua Kampung di Desa Billa Cenge Belum Nikmati Listrik, Warga Masih Andalkan Lampu Pelita

MabesNews.com – Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur – Kondisi memprihatinkan masih dialami warga di dua kampung, yakni Kampung Rapu Tata dan Kampung Maradere, Desa Billa Cenge, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (20/7/2026).

Hingga saat ini, kedua kampung tersebut belum terjangkau jaringan listrik. Untuk penerangan pada malam hari, warga masih mengandalkan lampu pelita. Akibatnya, anak-anak terpaksa belajar dengan penerangan yang sangat terbatas.

Meski demikian, semangat belajar mereka tidak surut. Dengan cahaya lampu pelita yang redup, mereka tetap berusaha menyelesaikan tugas sekolah dan mempersiapkan masa depan.

“Kami memang merasa terganggu karena cahaya lampu pelita sangat redup. Namun kami tetap semangat belajar demi masa depan kami,” ujar Alfonsus, siswa kelas III SMA.

Alfonsus mengaku, meskipun hidup dalam keterbatasan, ia tetap berusaha menyelesaikan tugas dari guru pada siang hari dan melanjutkan belajar pada malam hari dengan penerangan seadanya.

Salah seorang warga mengatakan bahwa ketiadaan listrik telah mereka rasakan sejak tahun 1988. Hingga kini, menurutnya, belum ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di kedua kampung tersebut.

“Kami sudah menunggu sejak tahun 1988. Sampai sekarang belum ada perhatian serius dari pemerintah untuk datang melihat kondisi kami secara langsung,” ungkap seorang warga.

Bertahun-tahun telah berlalu, namun perubahan yang dirasakan masyarakat di Kampung Rapu Tata dan Kampung Maradere dinilai masih sangat minim.

Kini, harapan warga hanya satu, yakni agar pemerintah segera menghadirkan jaringan listrik sehingga masyarakat dapat menikmati penerangan yang layak dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari.

 

Tim Lapangan: Gabrial