Mabesnews.com, MANDAILING NATAL – Intensitas hujan yang tinggi memicu meluapnya Sungai Sianjing dan merendam puluhan rumah warga di Lingkungan 1, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Rabu sore, (07/05/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini disebut sebagai salah satu banjir terparah yang pernah melanda kawasan tersebut. Meski hujan hanya mengguyur selama kurang lebih dua jam, debit air sungai meningkat drastis hingga meluber ke jalan raya dan masuk ke pemukiman penduduk.
”Sebelumnya pernah terendam air, tapi ini yang terparah,” ungkap Ersan Pulungan, salah satu warga terdampak di Kelurahan Siabu.
Kronologi dan Dampak
Menurut keterangan Ersan, banjir disebabkan oleh ketidakmampuan kanal sungai menampung debit air setelah hujan deras. Air yang meluap dari Sungai Sianjing dengan cepat menggenangi jalan lintas dan menyusup ke dalam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter (cm).
Hingga Rabu malam, sejumlah rumah yang berada di pinggir jalan raya dilaporkan masih tergenang air, memaksa warga untuk waspada dan menyelamatkan perabotan rumah tangga mereka.
Harapan Warga kepada Pemerintah
Ersan, yang rumahnya turut menjadi korban banjir, mewakili suara warga lainnya berharap agar Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera turun tangan.
Masalah luapan sungai ini dinilai perlu penanganan teknis yang serius agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras melanda.
Tuntutan Warga, Upaya normalisasi sungai atau perbaikan sistem drainase.
Tujuannya Agar pemukiman warga aman dari ancaman banjir susulan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya membersihkan sisa-sisa lumpur sembari memantau kondisi cuaca yang masih berpotensi menurunkan hujan susulan.
(Sawaluddin)







