Ketua GMKI Cabang Telukdalam
Mabesnews.com, Nias Selatan || Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara mendesak pemerintah daerah melalui dinas terkait agar segera menangani persoalan tumpukan sampah yang hingga kini masih terlihat di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Nias Selatan, khususnya di kawasan pusat Kota Kecamatan Telukdalam.
Dari pantauan media, tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan, hingga saluran drainase, di area Pasar Jepang Kelurahan Pasar Telukdalam dan sekitar area Pelabuhan Baru dinilai semakin mengganggu kenyamanan masyarakat serta menciptakan kesan kumuh di pusat kota.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Ketua GMKI Cabang Telukdalam, Mikael J. Halawa saat diwawancarai oleh awak media pada Jumat (08/05/2025) sekira pukul 10.30 WIB di lokasi kegiatan, menyampaikan bahwa persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele dan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, penanganan sampah sejauh ini masih belum dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

“Permasalahan sampah di Kota Telukdalam sudah menjadi perhatian masyarakat. Kami meminta dinas terkait agar segera mengambil langkah nyata dan serius dalam menangani persoalan ini secara tuntas,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, GMKI Cabang Telukdalam juga mengajak dinas terkait serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan aksi bersih Kota Telukdalam.
“Gerakan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong terciptanya kota yang bersih dan sehat,” imbuhnya.
GMKI menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan masyarakat sangat diperlukan agar persoalan sampah tidak terus berulang.
Selain itu, mereka juga meminta adanya peningkatan fasilitas kebersihan seperti armada pengangkut sampah, tempat pembuangan sementara, serta jadwal pengangkutan yang lebih rutin.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera merespons keluhan tersebut dengan langkah konkret demi menjaga kebersihan dan keindahan Kota Telukdalam sebagai ibu kota Kabupaten Nias Selatan.
Harpendik M. Waruwu, S.Pd.






