Warga Boltim Berobat Cukup Gunakan KTP atau KK

Pemerintah84 views

MabesNews.com, Manado,Sulut-Masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provimsi Sulawesi Utara (Sulut) kini semakin dimudahkan dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Untuk berobat, masyarakat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Kemudahan tersebut merupakan bagian dari penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan BPJS Kesehatan Cabang Tondano, melalui penandatanganan Adendum Perjanjian Kerja Sama tentang penyelenggaraan program jaminan kesehatan Nasional yang dilaksanakan di Kantor BPJS Manado, Rabu (23/9/2026).

Adendum tersebut ditandatangani oleh Bupati Oskar Manoppo, bersama Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Daryono, dan turut disaksikan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku.

Melalui penguatan kerja sama ini, masyarakat tidak perlu lagi dibebani berbagai persyaratan administrasi ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. KTP atau KK dapat digunakan sebagai dokumen identitas untuk memperoleh pelayanan kesehatan, dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi identitas utama dalam proses pelayanan.

Kemudahan tersebut berlaku pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta, sesuai dengan ketentuan kepesertaan dan pelayanan yang berlaku.

Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo mengatakan, kemudahan akses pelayanan kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Masyarakat tidak boleh dipersulit ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan cukup menggunakan KTP atau KK, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Bupati.

Menurutnya, penguatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan.

“Prinsipnya, pemerintah harus hadir memberikan kemudahan. Kami ingin pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat, sehingga ketika ada kebutuhan untuk berobat, masyarakat tidak lagi terkendala oleh urusan administrasi,” tuturnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Boltim akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan yang menjadi mitra pelayanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Boltim dr. Minarni Manoppo, Kepala BPKPD Samsurizal Korompot, Kepala Dinas Sosial Ade Herly Mokoginta, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Iwan Tololiu.(Pusran Beeg)