Baju Milik Padang Magek Tampil Memukau di Festival 1.000 Perempuan Berbusana Minang, Semarakkan Seabad Jam Gadang

Pemerintah533 views

 

Bukittinggi, MABESNEWS.COM- Keindahan dan kekayaan budaya Minangkabau kembali menjadi perhatian dalam perayaan 100 Tahun Jam Gadang. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadir dari Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, melalui keikutsertaan 120 peserta Baju Milik Padang Magek pada Festival Peragaan 1.000 Perempuan Berbusana Minang yang digelar di kawasan Pasa Ateh, Bukittinggi, Sabtu (6/6).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Perempuan Minang Indonesia tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan seabad ikon kebanggaan masyarakat Minangkabau, Jam Gadang.

Walinagari Padang Magek, Syafril Jamal, mengatakan kehadiran rombongan Baju Milik Padang Magek merupakan bentuk komitmen masyarakat dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkenalkan identitas khas nagari kepada masyarakat luas.

Menurutnya, partisipasi Nagari Padang Magek dalam kegiatan tersebut berawal dari undangan khusus Pemerintah Kota Bukittinggi yang difasilitasi oleh perantau melalui KKTD Jakarta. Sebanyak 120 peserta diberangkatkan untuk turut memeriahkan perayaan bersejarah tersebut.

“Keikutsertaan kami merupakan hasil gotong royong dan swadaya masyarakat serta dukungan para perantau Padang Magek yang berada di Jakarta dan Padang. Seluruh kebutuhan kegiatan, mulai dari transportasi, konsumsi, pengawalan hingga akomodasi, didukung secara mandiri oleh masyarakat dan perantau tanpa menggunakan dana nagari,” ujar Syafril.

Ia menambahkan, Pemerintah Nagari Padang Magek juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang turut memberikan dukungan dengan menyediakan dua unit bus bagi peserta.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah memberikan dukungan sehingga keikutsertaan masyarakat Padang Magek dalam perayaan 100 Tahun Jam Gadang dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Syafril menjelaskan, keikutsertaan Baju Milik Padang Magek dalam festival tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan busana khas yang telah memperoleh pengakuan resmi melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2023.

Dengan status HKI tersebut, Baju Milik Padang Magek kini semakin dikenal sebagai salah satu kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakat Nagari Padang Magek. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus menampilkan dan mempromosikan busana tersebut dalam berbagai event budaya, termasuk pada Festival Pagaruyung yang akan datang.

Di akhir kesempatan, Syafril Jamal menyampaikan terima kasih kepada seluruh perantau Padang Magek atas dukungan yang diberikan, serta kepada Pemerintah Kota Bukittinggi yang telah memberikan kesempatan kepada Nagari Padang Magek untuk menjadi bagian dari perayaan bersejarah Seabad Jam Gadang.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memeriahkan perayaan, tetapi juga sebagai bentuk kebanggaan terhadap budaya Minangkabau yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.(El)