Silaturahmi Wali Kota Batam Bersama Dewan Hakim MTQ XII Kepri Tekankan Integritas, Profesionalisme, dan Keadilan Penilaian

Pemerintah208 views

Mabesnews.com, Batam, 2 Juli 2026 – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Pemerintah Kota Batam menggelar acara silaturahmi dan makan malam bersama seluruh Dewan Hakim asal Kota Batam. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis malam di Ocean Garden Seafood Restaurant, Batam Centre, menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting demi menjaga kualitas dan marwah penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi.

Undangan kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, H. Syukri Ilyas, S.Ag., M.A., dan telah memperoleh persetujuan Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Firmansyah, S.Sos., M.Si. Acara dihadiri oleh para Dewan Hakim asal Kota Batam yang akan bertugas dalam MTQ XII Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pesan dari Wakil Wali Kota Batam yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Firmansyah, S.Sos., M.Si., menjadi perhatian utama seluruh peserta. Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, objektivitas, dan tanggung jawab moral selama menjalankan amanah sebagai Dewan Hakim.

Sekretaris Daerah menyampaikan harapan agar seluruh Dewan Hakim asal Kota Batam mampu menjalankan tugas penilaian secara jujur, adil, independen, dan berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan panitia serta dewan hakim nasional. Amanah sebagai hakim MTQ bukan sekadar menilai kemampuan peserta, melainkan juga menjaga kehormatan Kota Batam sebagai daerah yang dipercaya melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas tinggi. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil hendaknya benar-benar didasarkan pada kualitas penampilan peserta tanpa dipengaruhi oleh kepentingan apa pun.

Selain itu, Sekretaris Daerah juga menitipkan harapan agar para Dewan Hakim memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap seluruh proses perlombaan sehingga setiap kafilah memperoleh hak yang sama untuk dinilai secara objektif. Pengawasan yang baik terhadap seluruh tahapan penilaian dinilai sangat penting agar kompetisi berlangsung jujur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, seluruh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau dapat merasakan keadilan dalam setiap cabang yang diperlombakan.

Dalam penyampaiannya juga disinggung pentingnya menjadikan pengalaman penyelenggaraan MTQ pada masa lalu sebagai bahan evaluasi. Berbagai dinamika yang pernah terjadi pada pelaksanaan MTQ tahun 2018 dan 2019 diharapkan tidak terulang kembali. Seluruh pihak diharapkan mengambil hikmah dari pengalaman tersebut dengan terus memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan koordinasi, serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan sportivitas sehingga pelaksanaan MTQ XII benar-benar menjadi ajang yang bermartabat dan dipercaya oleh seluruh masyarakat.

Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Batam dengan para Dewan Hakim, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu melahirkan penyelenggaraan MTQ yang berkualitas, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an.

Pemerintah Kota Batam berharap seluruh Dewan Hakim dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab sehingga hasil MTQ benar-benar melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang layak mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada tingkat nasional. Lebih dari sekadar sebuah perlombaan, MTQ diharapkan menjadi media syiar Islam yang memperkuat persatuan umat, menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an, serta membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjaga marwah Islam serta budaya Melayu di Bumi Segantang Lada.(Nursalim Turatea).