Semakin Ramai Jemaah Berbuka Puasa di Aceh Sepakat Sumut, Sedekah pun Terus Mengalir 

Pemerintah290 views

 

MabesNews.com |Semakin ramai jemaah berbuka puasa Ramadhan di Aceh Sepakat Sumatera Utara ternyata kian mengalir donator bersedekah sehingga bertambah berkah dari Allah SWT pemiik rezeki.

 

Ya, kami melihat entah dari mana saja donatur yang mengirim sedekahnya bagi jemaah berbuka puasa bersama di Aceh Sepakat Sumut,’ ujar Ketua Panitia Pelaksana Ramadhan 1444 H, H Arbie A Gani kepada media ini usai Shalat Maghrib di Masjid Raya Aceh Sepakat, Selasa 28/3/2022.

 

Bersedekah di bulan suci yang penuh rahmat dan berkah ini lanjut Arbie A Gani merupakan sebuah momen kebajikan luar biasa dibandingkan bulan-bulan lain. Artinya apapun ibadah yang kita lakukan pahalanya berlipatganda diberikan Allah.

 

“Pengalaman kami di Aceh Sepakat Sumut yang secara rutin setiap tahun mengadakan kegiatan berbuka puasa bersama tidak pernah berkurang makanan berbuka. Saya kira sama saja di tempat lain bila ada berbuka puasa bersama,” kata Arbie A Gani yang hilir mudik memantau kecukupan sajian menjelang acara berbuka puasa bersama di Balai Raya Aceh Sepakat (BRAS)

 

Seperti selalu disampaikan para penceramah tambah Arbie A Gani bahwa sedekah juga memiliki keutamaan untuk menghapus dosa.Bayangkan, sedekah, ibadah yang tidak akan mengurangi harta. Artinya berapapun besarnya sedekah yang diberikan kepada yang berhak menerimanya, tidak pernah berkurang.

 

“Ya, memang secara tersurat harta terlihat berkurang. Tapi kekurangan tersebut akan diganti dengan pahala di sisi Allah SWT. Bahkan akan terus bertambah kelipatannya menjadi lebih banyak,” pungkas Arbie A Gani yang juga Ketua Bidang Ekonomi DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara ini seraya mengatakan masih banyak fadhilat lain bagi orang bersedekah dengan ikhlas. Maka jangan pernah kita menahan-nahan sedekah.

 

Sementara itu jemaah dari berbagai penjuru kota Medan buka puasa bersama di BRAS dan sekitarnya, Selasa kemarin cukup ramai. Terlihat tidak ada satupun tempat duduk yang kosong. Hingga kebelakang dan samping penuh terisi.

 

Beberapa menit sebelum berbuka para jemaah disajikan dengab bubur kanji Rumbi khas Aceh dan aneka kue lainnya termasuk kurma,.minuman teh manis serta air mineral. Usai berbuka, jemaah melakukan Shalat Maghrib berjemaah. Usai Shalat jemaah kembali ke tempat semula untuk santap malam bersama. Kemudian dilanjutkan dengan Shalat Tatawih.

 

Wakil Ketua I Panpel Ramadhan, Suriadin Noernikmat,ST,MM, Ketua Harian Dr Ir H Muhammad Sabri, Sekretaris H Bustami Usman,SE dan Bendahara HM Hasbi Mustafa,SE saban hari memonitor kecukupan bahan baku untuk persiapan bagi jemaah berbuka puasa bersama.

 

“Bukan hanya itu, kita juga memonitor dan membuat rekapitulasi sedekah yang.masuk dari donatur ke rekening panitia Ramadhan Aceh Sepakat Sumut. Rekapitulasi sangat penting untuk lebih transparansinya administrasi pembukuan,” ucap Suriadin yang juga Sekum Dewan Musapat (DM).

 

Sementara itu Ustadz Dr H Ardiansyah,MA mengajak jemaah agar lebih Taqarrub Ilallah atau mendekatkan diri kepada Allah SWT pada bulan suci Ramadhan.

 

“Mari kita Taqarrub Ilallah pada bulan suci Ramadhan bulan penuh keampunan,” ingat Ardiansyah saat menjadi penceramah di Masjid Raya Aceh Sepakat Medan, Selasa (28/3/2023.tadi malam.

 

Sedangkan bertindak menjadi imam, Ustadz Drs H Syaifuddin Hazmi Lubis. Turut Shalat Tarawin berjemaah antara lain Ketua Panitia Ramadhan 1444 H, H Arbie Abdul Gani dan sejumlah panitia lainnya.

 

“Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada melaksanakan apa yang Aku wajibkan kepadanya. Dan tidaklah hamba-Ku terus-menerus mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah (nawafil) hingga Aku mencintainya.” (HR. Al-Bukhari: 6502).

 

Ardiansyah mengingat untuk memperbanyak doa dalam bulan suci, baik untuk keampunan, kesejahteraan diri sendiri dan orang lain. Katakanlah hai Muhammad pada umatmu bawa Aku paling dekat

 

Namun,.mereka harus berbakti kepada Ku. Allah mengingatkan kita yang berpuasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga. Tapi segala sesuatu yang membatalkan puasa.

 

“Selain itu doakan kepada orang yang telah berbuat baik kepada kita .”Aku malu.menolak.doa mereka pada bulan suci Ramadhan”. Karena itu mendekatkan diri kepada Allah. Kita yakin,.doa kita pada bulan Ramadhan dijabah oleh Allah SWT,” ingat Ardiansyah.

 

Sementara menjelang berbuka, turut menyampaikan tausiah Ustadz Lukman Sulaiman yang mengatakan suatu hari Rasulullah menceritakan suatu kisah kepada sahabatnya. Para sahabat sangat kagum mendegar kisah yang sebelumnya disampaikan Jibril keoada Rasul tentang keberanian Syamaun Alkadhi saat berperang melawan kaum Kuffar.(tiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *