MabesNews.com, Kodi Utara, Sumba Barat Daya – Masyarakat di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan belum dipasangnya meteran listrik meskipun instalasi kabel dan stop kontak di rumah warga telah selesai dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu wilayah yang mengalami kondisi tersebut adalah Desa Limbu Kembe. Warga mengaku kecewa karena hingga saat ini listrik belum dapat digunakan secara normal, meski instalasi awal telah dipasang di sejumlah rumah.
Menurut pengakuan warga, persoalan ini tidak hanya terjadi di Dusun III Desa Limbu Kembe, tetapi juga dialami masyarakat di beberapa wilayah sekitar. Warga mengatakan mereka telah lama menunggu pemasangan meteran listrik agar aliran listrik dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
> “Stop kontak dan kabel sudah dipasang, tetapi meteran listrik belum datang sampai sekarang,” ujar salah satu warga kepada media.
Keluhan masyarakat semakin bertambah setelah sebagian warga mengaku sebelumnya telah dimintai sejumlah uang dengan alasan biaya pemasangan meteran listrik. Namun hingga kini, meteran yang dijanjikan belum juga dipasang.
Warga menilai kondisi tersebut menimbulkan ketidakjelasan dan membuat masyarakat bingung karena belum ada kepastian mengenai waktu pemasangan meteran listrik.
Beberapa warga mengaku hanya menerima informasi bahwa meteran akan segera datang, namun hingga kini belum ada realisasi yang jelas di lapangan. Hal itu membuat sebagian masyarakat mulai mempertanyakan kelanjutan program listrik desa yang sebelumnya telah disampaikan kepada warga.
Masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai:
* Status pemasangan meteran listrik,
* Biaya yang telah diminta kepada masyarakat,
* Proses distribusi meteran listrik,
* Serta kepastian waktu penyelesaian pemasangan listrik di desa.
Menurut warga, listrik merupakan kebutuhan penting, terutama untuk penerangan rumah pada malam hari, mendukung aktivitas belajar anak-anak, serta menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.
Akibat belum tersedianya aliran listrik, sebagian warga masih menggunakan lampu seadanya untuk penerangan malam hari. Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak sekolah.
Sejumlah tokoh masyarakat juga berharap pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun pihak terkait dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan agar persoalan tersebut segera mendapat perhatian.
Warga Desa Limbu Kembe berharap program pemasangan listrik desa dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga masyarakat benar-benar dapat menikmati listrik secara normal, bukan hanya sebatas pemasangan instalasi awal seperti kabel dan stop kontak.
Masyarakat juga meminta agar seluruh proses dilakukan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di tengah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai keterlambatan pemasangan meteran listrik di Desa Limbu Kembe, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Tim Lapangan
Martinus Kondo







