Santunan 6.000 Anak Yatim dan Piatu Digelar di Majelis Al Ikhlas Sepatan Timur

Mabesnews.com, Tangerang, Minggu 8 Februari 2026 — Majelis Al Ikhlas yang berlokasi di kediaman Abah Arsa, Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, menggelar kegiatan santunan terhadap 6.000 anak yatim dan piatu. Kegiatan sosial ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Acara diawali dengan prosesi masuk Islam (mualaf) terhadap tiga orang non-Muslim, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Ketiganya secara langsung mengucapkan dua kalimat syahadat di kediaman Abah Arsa, disaksikan para jamaah yang hadir.

Hadir mewakili Camat Sepatan Timur, Sekretaris Camat Ibu Masito, S.IP., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya terkait kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ia menegaskan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan selalu membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, Ibu Masito juga menginformasikan bahwa bagi warga yang belum memiliki KTP, saat ini dapat melakukan pembuatan KTP langsung di kantor kecamatan secara gratis.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Saiful Bahri, putra dari Abah Arsa. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut ibadah puasa yang akan segera dilaksanakan. Ustadz Saiful Bahri menegaskan bahwa ibadah puasa wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang berakal sehat, sementara yang tidak diwajibkan berpuasa adalah mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Kegiatan santunan ini terselenggara berkat kerja sama panitia yang diketuai oleh H. Topik, dengan dukungan dari Bapak H. Arsanto dan H. Aryanto. Koordinasi acara dipimpin oleh Ahmad Hunaeni selaku ketua panitia, dibantu oleh rekan-rekan panitia lainnya seperti Saidi, Yanto Rondo, dan Jaenal. Ketua panitia lapangan diemban oleh Haerudin bersama Udin Bebeh.

Dari sisi pengamanan, kegiatan ini mendapat dukungan dari jajaran Polsek Sepatan, Koramil 10 Sepatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Linmas Desa Sangiang.

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat dari Kabupaten Tangerang, tetapi juga oleh tamu undangan dari luar daerah hingga luar negeri. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat kegiatan berlangsung sangat meriah dan penuh hikmat, bahkan sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas sementara di sekitar lokasi acara.

 

Marsin