MabesNews.com, Jakarta Kondusif – Rumah Doa GAKORPAN–Milkha Indonesia menggelar acara Gebyar Hati Nurani dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, di Tangerang. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari aktivis antirasuah, jurnalis, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, antara lain PPWI, GAKORPAN, Sarjana Pancasila, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 serta turut berduka cita atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, yang meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Almarhum dikenal sebagai sosok prajurit yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Selama masa dinas militernya, Ryamizard Ryacudu terlibat dalam berbagai operasi penting, mulai dari penugasan di Timor Timur, operasi keamanan dalam negeri, penanganan konflik, hingga misi kemanusiaan. Setelah memasuki masa purnatugas, beliau tetap memberikan kontribusi bagi bangsa melalui berbagai peran strategis, termasuk saat dipercaya menjabat Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Forum Komunikasi Dialog Kebangsaan Bela Negara NKRI Harga Mati yang terdiri dari unsur GAKORPAN, PPWI, Sarjana Pancasila, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, serta para tokoh seperti Dr. Bernard BBI Siagian, David Sianipar, Pdt. Marcel Gerungan, Zr. Op. Helena Sidabutar, Tukiyo Anwar, Mak Uwok, Suparno, Supri, Iwan, dan Pdt. Cici Milkha, menyampaikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, integritas, profesionalisme, serta semangat bela negara yang ditunjukkan almarhum selama hidupnya.
Forum juga menyampaikan harapan kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, agar jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara mendapatkan penghormatan yang layak sebagai salah satu putra terbaik bangsa.
Momentum Hari Lahir Pancasila dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat jati diri nasional, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat Character Building dan penguatan ideologi Pancasila dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera.
Dalam sesi dialog kebangsaan, Paguyuban Rakyat Cirendeu turut menyampaikan aspirasi terkait penyelesaian program sertifikasi tanah warga yang hingga kini belum terealisasi. Menurut perwakilan warga, sekitar 200 kepala keluarga di kawasan Jalan Cirendeu Indah I RT 04/RW 01, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, masih menantikan kepastian hukum atas status tanah yang mereka tempati.
Warga berharap perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kementerian ATR/BPN, Kantor Staf Presiden, serta Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, agar proses pengukuran dan penerbitan sertifikat tanah dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Menutup kegiatan tersebut, seluruh peserta menyerukan semangat “Pancasila Sakti, NKRI Harga Mati” sebagai komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa serta mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.
Salam Pancasila.
Merdeka!
Tim Investigasi:
Marcel Gerungan, SH., MH.
LBH Pers Ikhsan B.







