MabesNews.com, MADINA – Komitmen nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat terus digalakkan oleh Pemerintah Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. On target dan tepat sasaran, sebanyak 7.503 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kecamatan Siabu menerima penyaluran bantuan pangan dari Bulog yang dikombinasikan dengan bantuan minyak goreng, Selasa (2/6/2026).
Langkah taktis ini diharapkan mampu menjadi oase dan solusi konkret bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok harian, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas pasar yang tidak menentu saat ini.
Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya distribusi.
Ia memastikan proses penyerahan bantuan berjalan dengan lancar, tertib, dan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadhlan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal serta dinas terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah, atas sinergi kuat yang terjalin sehingga program ini dapat terealisasi dengan baik.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian nyata dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami mengawal langsung proses ini untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat kepada 7.503 KPM.

Harapan kita, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh dapur warga,” ujar Ahmad Fadhlan Lubis di sela-sela kegiatan.
Penyaluran bantuan ini pun disambut dengan antusiasme tinggi dan senyum sumringah dari warga setempat.
Kehadiran bantuan pangan plus minyak goreng ini dinilai sangat tepat momentum dalam membantu stabilitas konsumsi rumah tangga.
Pihak Pemerintah Kecamatan Siabu juga terus memberikan edukasi dan mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya demi pemenuhan gizi dan kebutuhan pokok keluarga sehari-hari.
Berkat kesiapan panitia dan kesadaran masyarakat yang tinggi, seluruh proses pendistribusian di lokasi berlangsung dengan sangat tertib, efisien, dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan tanpa adanya penumpukan massa.







