Kantor Camat Bantaeng Digruduk Massa di Malam Hari, Dipimpin Oleh Oknum Lurah Dan Suaminya

Pemerintah1,577 views

MabesNews.com.Bantaeng — Seorang oknum ASN. Yang diketahui selaku Kabid Aset Daerah

Kabupaten Bantaeng inisial (LY) datangi kantor Camat Bantaeng
Membawa puluhan massa, malam Jum’at 15/03/2024.

Terkait insiden ini Camat Bantaeng. Ridwan Ridho, menerangkan kronologis kejadian ke media ini.

“Tadi siang bendahara saya ajukan pencairan di DPKAD saya tidak setujui dengan semua pencairan anggaran yang diajukan oleh Lurah Lembang. Itu karena ada beberapa pertimbangan, dan yang saya setujui 30 000 000 juta lebih yang sudah dilaksanakan dari 70 000 000 jutah yang dia ajukan, rencana bulan depan saya cairkan semua.

Terus, orang tua Lurah Lembang, telepon saya tapi saya tidak angkat, tadi pas saya mau ke masjid tarwih dia telepon lagi saya tidak angkat lagi karena mau tarawih, kemudian dia kirim pesan whatsapp ke saya dan akhirnya saya Telepon. Dia malah memaki saya dengan mengguaakan kata yang tidak pantas, kerana menyebut jenis kelamin. (Tailaso). Setelah kejadian lewat telepon, datanglah lurah lembang membawa sekitar 30 orang di kantor dan langgsung masuk di kantor, Ibu Lurah dengan nada tinggi ngomel degan kata yang tidak sepantasnya di ucapkan oleh seorang pejabat/ Lurah. Saya menahan diri dengan tidak saya ladeni,”

Lanjut, Suaminya masuk ikut-ikutan ngatain saya (Tailaso), saya tidak bisa menahan diri lagi karena urusan kantor dia ikut campuri. Jelasnya, Ridwan Ridho,

“Info dari Lurah Karatuang, Dita, ke kantor BPKAD tadi ambil semua berkas pencairan dari semua kelurahan kecuali kelurahan karatuang dia tidak ambil,”

Ditempat terpisah. Aktivis yang akrab di sapa Dirfan Sontoloyo, dan juga sangat vocal mengkritik beberapa pembangunan dan kebijakan pemerintah yang diduga dikerjakan tidak sesuai.

Dirfan, beredarnya rekaman video sejumlah massa yang mendatangi kantor camat bantaeng. Yang diduga di pimpim oleh oknum ASN (Lurah Lembang) dan suaminya yang juga ASN berinisial (LY).
Kabid Aset Aset Daerah Kabupaten Bantaeng. Dengan Melotarkan Kata Tailaso.

“Ini sama sekali tidak mencerminkan ASN yang terdidik makian. Tailaso adalah sebuah penghinaan bagi kami orang bantaeng,”

Maka dari itu saya mendesak. Sekda dan Pj. Bupati Bantaeng. Agar segera memberikan sanksi pencopotan jabatan terhadap Lurah Lembang dan Kabid Aset. Kemudian mendesak pula aparat penegak hukum (APH) agar segera memeriksa dugaan korupsi dan penyalagunaan kewenangan proyek pengadaan sembako Covid-19 dinkes bantaeng dan juga dugaan korupsi, penyalagunaan kewenangan (HBS), pada proyek mall pelayanan publik (MPP) dan Cekdam Kasiping serta lainnya. Tutup. Dirfan Sontoloyo,

Penulis: Kr. Tompo