MABESNEWS.COM, KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR,25 Agustus 2026.
Isu pemindahan lokus pembangunan jalan dari ruas Kori sampai Buku Bani ke ruas Kahale dan Waimangura di Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dibantah tegas.
Bantahan disampaikan Ketua Fraksi Partai Perindo sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPRD SBD,(Stepanus Rangga Bola) saat dimintai tanggapan _Mabesnews.com_ di kediamannya, 20 Mei 2026. Jam 17:55.
Isu yang beredar di media sosial terkait dua lokus jalan yang dipindahkan ke Kahale dan Waimangura itu tidak benar,” tegas Stepanus.
Stepanus menjelaskan, saat ini masyarakat mempersoalkan dua ruas jalan antara Kori sampai Buku Bani. Ruas tersebut telah ditetapkan sebagai P1 atau Prioritas 1 dalam forum Musrenbangcam.
Dan sampai hari ini belum dikerjakan oleh pemerintah, ujarnya.
Ia menambahkan, pengukuran yang dilakukan Dinas Teknis bukan berarti pemindahan lokus. Itu merupakan kebutuhan pendataan karena ruas tersebut sudah masuk master plan.
Sedangkan untuk tahun ini, yang dikerjakan pemerintah adalah ruas jalan antara Kahale dan Waimangura, jelasnya.Sumber Anggaran Berbeda: APBN dan APBD.Lebih lanjut, Stepanus meluruskan perbedaan sumber anggaran dari dua ruas jalan tersebut.
Lokus jalan Kori – Buku Bani itu bersumber dari APBN melalui DAK. Kami di DPRD tidak memiliki kewenangan penuh untuk mengawal kebijakan anggaran pemerintah pusat,(katanya).
Sementara kewenangan DPRD, kata dia, hanya pada kebijakan APBD, salah satunya DAU.
Kalau lokus Kori – Buku Bani kemarin dianggarkan di APBD lalu dipindahkan, pasti kami tolak. Pemerintah juga tidak akan seberani itu, ucap anggota Komisi I dari Partai Perindo.
Saya akan koordinasi kan langsung pada ketua DPRD,Akan Panggil PU dan Gelar Konferensi Pers, Untuk meluruskan informasi, “Stepanus” memastikan akan membawa persoalan ini ke rapat internal DPRD.
Saya selaku Ketua Fraksi Perindo dan Wakil Ketua Komisi I akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD. Kita akan panggil Dinas PU dan menggelar konferensi pers untuk klarifikasi, sesuai informasi yang beredar di media sosial tegasnya.
Dan ia menutup, kami hanya bisa mengawal APBD. Untuk anggaran pusat, kami hanya bisa memberikan pernyataan dan komentar.
Penulis: Dominggus






