MabesNews.com, Sumatera Utara,18 April 2026. David Sianipar SH.MH Praktisi hukum dan pemerhati sosial. angkat bicara soroti kasus kasus krusial yang mangkrak dan.bisa stay berlari ditempat seperti halnya Kasus kasus krusial tentang penyerobotan tanah rakyat akibat ulah segelintir mafia tanah, para oligarkhi,
para koruptor berjamaah .Alangkah miris kali rakyat tergusur tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan hati, dugaan penyerobot tanah rakyat ex HGU PTPN 2 PT BNPS dan over alih menjadi PT.Agung Sedayu Group milik Sugianto K ,Kab.Deli Serdang Sumatera utara.
Sangat tega aparat penegak hukum yang seyogyanya ikut serta melindungi rakyat nya sesuai sumpah Tri brata Polri ,Catur Prasetya bersama para serdadu Satpol PP Kab Deli Serdang Kog tega kali buat tragedi berdarah penzoliman suatu peradaban semu tanpa arti
Faktor empati kerusuhan rakyat faktor melawan sisi kemanusiaan ,mereka tampak malah ikut sertw.mem provokator menjadi sarang penyamun suatu kekacauan maupun blunder ,saling dorong mendorong dengan armada konfulsif rakyat miskin Sampali ,para wong cilik perkebunan PTPN 2 Deli serdang yang sudah lebih dari 65 tahun sudah mendiami lokasi tempat mereka tinggal sekarang.
tersebut.lni suatu langkah people power dari suatu kekuatan rakyat kecil yang sangat teraniyaya .Alamak ini rumah mereka ,sekolah,mushola ,tempat ibadah semua malah tergusur di bumi hanguskan rata oleh Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN),suatu dilematis dan konspirasi busuk antara para penguasa eksekutif ,legislatif partai partai jahat yang haus kekuasaan .Sosok wakil rakyat ,APH dengan.para mafia tanah,oligarkhi semu. Bagaikan Jajaran vampire penghisap darah rakyat kecil ,para Taipan tampil sosok arogan yang sok tahu berkuasa ,paradigma pengusaha hitam yang mencederai rakyat kecil yang sebenarnya juga buta hukum .rakyat cuma merintih dan bisa menangis pilu akibat dari arogansi kekuatan alat alat bolduzer berupa traktor beko serta alat berat target operasi untuk ratakan tanah bangun.suatu Kota mewah Deli serdang metropolitan city ,suatu hunian berbintang 5 sofisticated,Kota satelit Mall,Apartemen,Rumah Sakit tempat belanja juga hunian eksklusif bertaraf mewah dengan keuntungan trilliunan.
untuk investasi asing & urbanisasi warga.asing aseng yang tidak tahu rimbanya dari mana identitas,dan bisnes nya .tentunya dengan.mengorbankan warga pribumi serta menghilangkan suku melayu deli yang turun temurun dengan adat istiadat yang kental ujar Bunda Nelly P (86 th) Sosok Aktivis Anti rasuah, Tokoh Perempuan. Dengan lantang Bunda Nelly P meneriakkan ditengah para demonstran tersebut bahwa jauh jauh.datang ke Jakarta Nenek tua ini hadir di kantor ATR/BPN Jakarta mohon keadilan ditegakkan di muka bumi ini Desa Sampali Deli Serdang terus bergejolak parah ,untuk kesekian.kalinya “*MOHON ATR/ BPN “*UKUR ULANG dan PEMBLOKIRAN TANAH LAHAN”* SELUAS 4.8 Hektare Lapangan bola yang dipagar oleh oknum ormas Pemuda ,usut tuntas bongkar tangkap diduga oknum ormas initial Rhmd yang memporak porandakan rakyat Sampali.
Dasar berkolaborasi atas suruhan penguasa lokal dalangnya berkolaborasi denfan.mafia tanah,oligarkhi di Desa Kebun Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten.Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara . Bunda Nelly P adalah sosok yang memiliki “*SK.BPN TIM.B.PLUS “* satu satunya kuasa dari 46 KK yang masih hidup mewakili 70 Kepala Keluarga ex pegawai perkebunan PTPN 3 Deli Serdang Beliau semenjak Tahun 2004 saat Presiden SBY sudah mengajukan pembuatan Sertifikat tanah kepada Bapak Presiden SBY saat itu dan Bunda Nelly P pun telah menulis surat kepada Direktur Utama PTPN III, tertanggal 25 November 2019 ,tertanggal 19 Oktober 2022,saat itu PTPN III masih merupakan Holding PTPN seluruh lndonesia ,juga Surat tertanggal.03 Juni 2025 Agenda Surat No.865/A6.100 S /VI/2025 Up Dirjen PSKP ,teruntuk Kepada YTH Bapak Menteri ATR /BPN H.Nusron Wahid dan juga BPN Provinsi Sumatera Utara.
Namun hingga hari dan detik.ini kami Demonstrasi kenapa “* tidak ada rasa empati maupun progress serta fakta kongkrit ironis”*Surat ukur ulang serta pemblokiran suraf tanah atas lapangan 4.8 Hektare”* atas segalac daya upaya ,ongkos ongkos ke Jakarta Bunda Nelly P untuk menuntut keadilan ditegakkan secara terang benderang ,atas segala doa, tenaga ,upaya kinerja Kementerian ATR /BPN yang seyogyanya berjiwa patriot semangat perjuangan demi PANCASILA,UUD.45,NKRI Harga mati ,dan Bhineka Tunggal.lka sejati ,semangat Kemen ATR/BPN untuk membela rakyat miskin yang teraniyaya .Namun kita masyarakat dapat mengacungkan dua Jempol dasyat dan hebat secara humanis Transparansi Presisi ,Profesional,serta akuntabilitas. Namun pejabat terkait tak ada yang bisa ditemui dikarenakan aturan WFH dari pemerintah pusat.
Sumber DPP Gakorpan LBH Pers.
Reporter Iks.B







