Mabesnews.com, SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR – Jumat, 3 Juli 2026 – Beberapa hari terakhir, suasana di Desa Ate Dalo, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, terasa berbeda.
Beredarnya isu mengenai dugaan upaya penculikan anak di tengah masyarakat membuat para orang tua merasa waswas. Anak-anak yang biasanya pulang sekolah dengan berjalan kaki secara berkelompok kini lebih sering dijemput oleh keluarga. Aktivitas warga di luar rumah pada sore hingga malam hari pun mulai berkurang. Rasa aman yang selama ini dirasakan masyarakat desa seolah terusik.
Keresahan tersebut semakin meningkat karena sebagian besar jalan antardusun di Desa Ate Dalo masih minim penerangan pada malam hari. Kondisi jalan yang gelap dan sepi membuat warga merasa lebih rentan terhadap potensi gangguan keamanan.
Menyikapi situasi tersebut, masyarakat Desa Ate Dalo bersama tokoh adat dan para kepala dusun berharap pihak keamanan dapat meningkatkan pengawasan. Mereka meminta Polres Sumba Barat Daya, Polsek Kodi, dan Polsek Kodi Utara meningkatkan patroli pada malam hari, terutama mulai pukul 22.00 WITA hingga menjelang subuh.
Selain itu, warga juga mengusulkan agar kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) diaktifkan kembali dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam patroli bersama. Tujuannya adalah meningkatkan rasa aman serta memastikan anak-anak dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa dihantui rasa khawatir.
Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu respons dan kehadiran aparat di lapangan. Warga berharap langkah-langkah preventif segera dilakukan agar keresahan akibat beredarnya isu tersebut tidak terus membebani pikiran masyarakat.
DOMINGGUS






