Tingginya Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Pemda Diminta Alokasikan Program Pelebaran Bahu Jalan dan Pagar Pengaman

MabesNews.com, Boltim,Sulut – Tingginya angka kecilakaan lalu lintas hingga banyak menelan korban pada ruas jalan Mooat-Atoga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meminta masyarakat pengguna jalan harus angkat bicara.

Melalui awak media MabesNews.com, sejumlah masyarakat pengguna jalan yang enggan nama mereka ditulis

meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perhubungan agar kiranya dapat mengalokasikan program pelebaran bahu jalan terutama pada posisi tikungan dan pembuatan pagar pengaman jalan atau guardrail pada sisi jalan terutama pada area berbahaya untuk mencegah kendaraan keluar jalur dan melindungi pengguna jalan.

Keberadaan bahu jalan terutama pada posisi tikungan sangatlah penting karena ukuran badan jalan sangatlah sempit terutama ketika kendaraan berlawanan arah pada posisi tikungan. sehingga perlu adanya pelebaran bahu jalan.

Sementara untuk pagar pengaman jalan atau gardrail pada ruas jalan tersebut sangatlah penting, karena masi banyak titik rawan kecilakaan pada ruas jalan itu belum memiliki pagar pengaman jalan atau guardrail terutama pada posisi jurang.

Kondisi ruas jalan yang sempit ditamba dengan belum adanya pemasangan pagar pengaman jalan pada sejumlah titik rawan kecilakaan, sehingga hal itu sering menyebabkan kendaraan yang melintas harus mengalami kecilakaan hingga menimbulkan korban jiwa seperti yang terjadi beberapa pekan kemarin, dimana sala satu unit kendaraan yang melintas mengalami musibah kecilakaan jatuh ke jurang hingga menimbulkan dua orang korban jiwa dan lainnya mengalami luka berat.

Musibah demi musibah yang sering dialami oleh para pengguna jalan pada ruas jalan tersebut tentunya harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Daerah, karena ruas jalan Mooat-Atoga merupakan ruas jalan utama saat ini dan merupakan ruas jalan perekonomian masyarakat yang menghubungkan antar Desa, Kecamatan dan antar Kabupaten Kota.

Tingginya aktifitas masyarakat pengguna jalan pada ruas jalan Mooat-Atoga karena ruas jalan tersebut adalah satu-satunya ruas jalan alternatif penghubung antar Kecamatan Mooat, Modayag menuju Ibu Kota Kabupaten.

Sekedar di ketahui bahwa, ruas jalan dan jembatan Mooat-Atoga tersebut di bangun sebelum Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dimekarkan dalam program pembukaan dan pembangunan jembatan. Ketika Boltim dimekarkan, kemudian Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur terus mengalokasikan program peningkatan pengaspalan ruas jalan yang ada sampai pada program pemeliharaan tambal sulam pada posisi kubangan-kubangan yang menghiasi ruas badan jalan.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas PUPR Haris Pratama Sumanta ketika dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Bina Marga Zulkifli Mokoagow (25/4/2024) kepada MabesNews.com mengatakan bahwa tahun ini Pemerintah Daerah Boltim dibawah komando Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Sumaiku telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan ruas jalan tersebut, dan direncanakan proses lelang tender akan segerah dilaksanakan bulan depan, jelas pria yang akrab disapa Zul.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Haris Manoppo ketika dikonfirmasi (25/4/2025) terkait pagar pengaman sisi jalan kepada MabesNews.com mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan program permintaan untuk pemasangan pagar pengaman jalan atau guardrail terutama pada posisi jurang melalu Pemerintah Provinsi. Dirinya mengakui bahwa, sampai saat ini memang sudah ada beberapa titik rawan kecilakaan yang sudah di pasang pagar pengaman jalan atau guardrail, tetapi masi banyak juga titik rawan yang harus dipasang pengaman jalan atau guardrail. Sehingga tentunya kami sangat berharap, semoga usulan yang sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi terkait permintaan program pemasangan pagar pengaman jalan atau guardrail dapat di realisasikan.

 

(Pusran Beeg)