Mabesnews.com, MANDAILING NATAL – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Golkar, H. Aswin Parinduri, kembali menunjukkan komitmen kedekatannya dengan konstituen melalui agenda silaturahmi khidmat yang digelar di Kelurahan Tamiang, Kecamatan Kotanopan, Jumat (13/2/2026).
Bertempat di pelataran Sekolah Tahfiz Quran, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah antara legislatif dan akar rumput.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci, termasuk Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal, Indah Annisa, SE, MM, mempertegas bobot politis dan sosial dari agenda tersebut.
Pesan Persatuan dan Refleksi Spiritual
Dalam orasi budayanya, Aswin Parinduri menekankan bahwa fondasi kemajuan sebuah daerah berakar pada kekuatan silaturahmi dan integritas moral. Dengan nada yang rendah hati namun tegas, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa mengedepankan persatuan di atas perbedaan.
“Hidup ini adalah pengabdian yang singkat. Maka, melalui forum ini, saya memohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan kebersamaan ini sebagai simpul kekuatan untuk menjemput keberkahan bagi Bumi Gordang Sambilan,” ujar Aswin di hadapan tokoh agama dan masyarakat yang hadir.
Beliau juga menitikberatkan pentingnya penguatan nilai religius—khususnya selawat kepada Nabi Muhammad SAW—sebagai kompas moral dalam menghadapi dinamika sosial yang kian kompleks.
Akselerasi Pembangunan dan Proteksi Generasi Muda
Sebagai representasi rakyat di tingkat provinsi, Aswin memberikan pandangan visioner mengenai potensi Mandailing Natal. Ia mengingatkan bahwa kekayaan adat dan sejarah besar daerah ini tidak akan berarti tanpa adanya kolaborasi aktif dari masyarakatnya sendiri.
Persatuan Ekonomi: Aswin mendorong masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam laju pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia.
Kolaborasi Konstruktif, Menegaskan bahwa pembangunan yang inklusif hanya bisa tercapai jika pemerintah dan rakyat berjalan beriringan.
Benteng Generasi: Menaruh perhatian khusus pada ancaman narkoba dan pergaulan bebas, Aswin menyerukan proteksi kolektif terhadap generasi muda agar tumbuh menjadi SDM yang berakhlak dan berilmu.
Komitmen Pengabdian Tanpa Batas
Menutup rangkaian acara, politisi senior Partai Golkar ini menegaskan kembali amanahnya sebagai wakil rakyat. Baginya, kursi parlemen bukanlah simbol status, melainkan instrumen untuk memperjuangkan keadilan sosial hingga ke pelosok desa.
“Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan. Saya berkomitmen penuh untuk memastikan suara dari desa-desa terdengar di gedung parlemen dan diwujudkan dalam kerja nyata pembangunan,” pungkasnya dengan penuh wibawa.
Acara diakhiri dengan sesi doa bersama yang khusyuk, melambangkan harapan baru bagi kemajuan Kelurahan Tamiang dan Kabupaten Mandailing Natal secara luas







