Mabesnews.com, JAKARTA, 20 Oktober 2026 — Padepokan Kosgoro 57 menggelar kegiatan sarasehan bertajuk “Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran” sebagai momentum refleksi perjalanan pemerintahan sekaligus memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, dan sinergi antarelemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 14.30 WIB hingga selesai, bertempat di Al Jazeerah Restaurant, Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 29, Jakarta, tersebut menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan mengenai perjalanan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sarasehan ini melibatkan jajaran pengurus Padepokan Kosgoro 57, tokoh masyarakat, serta unsur organisasi kemasyarakatan dan insan pers.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ki Ridwan Hisjam, selaku Ketua Dewan Pembina PP Padepokan Kosgoro 57, serta Ki Muchdi PR, selaku Ketua Dewan Penasihat PP Padepokan Kosgoro 57.
Dari unsur Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN JWI), turut hadir Abdur Rahman, selaku Ketua Penasihat DPN JWI, bersama Ir. Maxmillian Apituley, M.T., selaku Ketua Umum DPN JWI.
Hadir pula Ahmad, selaku Ketua Harian DPN JWI, serta Lindayani Ritonga, S.E., M.M., selaku Sekretaris Jenderal DPN JWI.
Kehadiran jajaran pengurus DPN JWI juga diperkuat oleh Farhan Sholohin, selaku Kepala Bidang Media dan Teknologi Informasi (IT) DPN JWI, serta Alex Nadeak, S.H., M.H., selaku Kepala Bidang Hukum DPN JWI.
Partisipasi jajaran pimpinan DPN JWI dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan kelembagaan yang konstruktif antara organisasi pers, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen bangsa.
Sarasehan dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran menjadi momentum penting untuk melihat berbagai dinamika pembangunan nasional, termasuk tantangan pemerintahan, penguatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, penegakan hukum, serta arah kebijakan strategis nasional.
Forum tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan ruang dialog yang terbuka, objektif, dan konstruktif dalam menyampaikan pandangan maupun evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
DPN JWI menempatkan independensi pers, profesionalisme jurnalistik, dan kepentingan publik sebagai prinsip utama dalam mengawal perjalanan demokrasi dan pembangunan nasional.
Dalam konteks tersebut, keberadaan organisasi pers memiliki peran strategis untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai salah satu pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, kritis, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara organisasi kemasyarakatan, insan pers, dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat persatuan, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Semangat kebersamaan yang dibangun melalui forum tersebut menjadi bagian dari komitmen kolektif untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok maupun golongan.
DPN JWI memandang bahwa keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kontribusi pers yang merdeka, profesional, dan berintegritas dalam menyampaikan informasi serta mengawal kebijakan publik.
Dengan semangat persatuan, dialog, dan kebersamaan, sarasehan dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran diharapkan menjadi sarana memperkuat kolaborasi nasional menuju Indonesia yang lebih maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.
DEWAN PIMPINAN NASIONAL
JAJARAN WARTAWAN INDONESIA (DPN JWI)
Bersatu, Berdaya, Berkarya untuk Indonesia Maju.








