Sambut Tahun Baru, Warga Madat dan HUA Gelar Zikir dan Tausiah

Pemerintah168 views

MabesNews.Com |Aceh Timur — Menyambut tahun baru, Warga Desa Matang Kupula Dua, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur bersama dengan Himpunan Ukhwah Arrahmah (HUA), melakukan zikir bersama dan tausiah di Mesjid Babussalam, Sabtu malam, (31/12/2022).

Rutinitas HUA sendiri dilakukan setiap malam Jum’at, namun kegiatan tersebut diundurkan untuk dilaksanakan di malam pergantian tahun baru. Pasalnya selain mengharap Ridho Allah Swt, juga menjadikan malam ini sebagai awal mula menuju jalan yang lebih baik.

Usai zikir bersama dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Aba Rusli beliau mengatakan bahwa betapa pentingnya menuntut ilmu.

Karena dengan ilmu semua yang kita lakukan menjadi mudah dan terarah, baik dalam perbuatan ibadah maupun kegiatan – kegiatan lain yang bermanfaat.

Kemudian beliau mengatakan dengan kehadiran HUA salah satu Visi dan Misi adalah sebagai upaya pencegahan dan pengendalian terhadap para generasi muda milenial.

Dikarenakan sambungnya, anak – anak muda saat ini kebanyakan menghabiskan waktunya hanya di Warkop hingga berjam – jam tanpa ada kepedulian terhadap menuntut ilmu agama sedikitpun.

Maka oleh sebab itu dengan kegiatan ini minat menuntut ilmu para pemuda dan generasi menuju 5.0 meningkat.

Ketua HUA Tgk Erizal mengatakan ” Alhamdulillah kegiatan HUA sudah hingga malam ini sudah yang ke – 12, kami sangat berharap kepada masyarakat Aceh Timur untuk bisa bergabung setiap pengajian – pengajian yang akan kita lakukan ” Katanya kepada media ini usai kegiatan berlangsung. Sabtu (31/12/2022).

Sementara itu, Penasehat HUA, Dr. Firman Dandy menjelaskan kegiatan ini untuk menebarkan syiar – syiar agama, dan juga sebagai bentuk kontribusi terhadap masyarakat Aceh Timur.

Hadir dalam acara tersebut, Zulfadli Oyong Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai NasDem, Penasehat HUA, Dr. Firman Dandy, Ketua HUA, Tgk Erizal, Aba Rusli, Tgk. Al Farabi, Sekretaris HUA, Iskandar, Relawan Pemuda Pancasila, Serta para tokoh masyarakat dan insan cendikiawan.

(yusri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *