PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk [MTEL] / Mitratel Menyelenggarakan Rapat Umum Saham Tahunan dan Public Expose 2026
Jakarta,
Mabesnews.com
30 Juni 2026* – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, hari ini menggelar Public Expose Tahunan 2026 secara hybrid dari Jakarta. Acara ini menjadi ajang bagi manajemen untuk menyampaikan kinerja 2025, strategi 2026, dan menjawab pertanyaan investor.
*1. Kinerja 2025 & Kunci Pertumbuhan*
Manajemen menyampaikan MTEL menutup 2025 dengan posisi keuangan solid. Hingga Q1 2026, Perseroan membukukan Pendapatan Rp2,29 triliun, tumbuh 1,4% YoY, dan Laba Bersih Rp545 miliar, naik 3,6% YoY.
Hingga akhir 2025, MTEL mengelola 40.230 menara dengan pangsa pasar 55% dan jaringan fiber optik sepanjang 57.199 km dengan pangsa 42%.
*2. Strategi & Capex 2026: Fokus ke “Next-Gen TowerCo”*
Untuk 2026, MTEL mengalokasikan Capex Rp2,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan 2.500 tenant baru, penambahan 9.000 km fiber optik, serta ekspansi produk digital.
Langkah strategis utama tahun ini adalah transformasi menjadi platform _Next-Gen TowerCo_ melalui 2 inisiatif: _Internet Rakyat_ berbasis Fixed Wireless Access dan _Power as a Service_ atau PaaS.
*3. Aksi Korporasi: Merger Internal Efektif 1 Juli 2026*
Salah satu agenda utama yang disorot adalah rencana merger internal. RUPSLB 30 Juni 2026 menyetujui penggabungan PT Persada Sokka Tama dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi ke dalam MTEL, efektif 1 Juli 2026.
“Merger ini untuk menyederhanakan struktur grup, mengintegrasikan bisnis infrastruktur digital, dan memperkuat efisiensi opex,” ujar manajemen. Seiring merger, MTEL juga menambah 4 KBLI baru termasuk jasa akses internet dan IoT.
Jurnalis Ryo.






