Musrenbang Desa Cengklong Bahas Prioritas Pembangunan Tahun Anggaran 2027 dan DU-RKP Desa 2028

Pemerintah13 views

TANGERANG, MabesNews.com– Pemerintah Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP Desa) Tahun 2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Cengklong, Selasa (13/10/2026).

Musrenbang dihadiri perwakilan Kecamatan Kosambi, yakni Kasi Pemerintahan Dasuki dan H. Yanto; Kepala Desa Cengklong, H. Syamsul Anwar, S.Sos.; Ketua BPD Desa Cengklong, H. Sama Bahlul; para kepala sekolah dan guru; seluruh aparatur desa; para mandor; ketua RW dan RT se-Desa Cengklong; serta perwakilan SMK Bandara Nusantara.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kecamatan Kosambi, Dasuki, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Usulan tersebut meliputi pembangunan dan penyempurnaan fasilitas kantor desa, perbaikan saluran irigasi, penambahan bak sampah, dukungan kebutuhan Posyandu, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan dan drainase, serta program pemberdayaan masyarakat, peningkatan sumber daya manusia (SDM), dan pendidikan.

Berbagai usulan yang disampaikan oleh masing-masing wilayah RT dan RW ditampung untuk dibahas bersama sebagai bahan penyusunan prioritas pembangunan desa.

Sementara itu, Kepala Desa Cengklong, H. Syamsul Anwar, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesepakatan terhadap rancangan RKP Desa Tahun 2027 dan DU-RKP Desa Tahun 2028. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir serta berpartisipasi dalam musyawarah tersebut.

Menurutnya, setiap usulan pembangunan perlu disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang agar program yang direncanakan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ketua BPD Desa Cengklong, H. Sama Bahlul, turut menyoroti pentingnya perencanaan dan pengelolaan anggaran desa. Ia menyebutkan angka anggaran sebesar Rp2,8 miliar dalam pembahasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang Desa merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan yang harus dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, program yang menjadi prioritas benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Cengklong.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah usulan disampaikan oleh warga, khususnya dari RT 01, RT 02, dan RT 03. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain:

1. Perbaikan saluran irigasi dan drainase.

Warga mengeluhkan sejumlah saluran air yang tersumbat. Diperlukan langkah persuasif serta peningkatan kesadaran bersama antara pengurus RT, RW, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

2. Penambahan bak sampah.

Usulan ini disampaikan untuk mendukung pengelolaan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

3. Dukungan bagi PKK dan Posyandu.

Warga mengusulkan penambahan dukungan untuk kegiatan PKK dan Posyandu guna meningkatkan pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi seimbang bagi balita, serta pelayanan bagi ibu hamil.

4. Penyaluran bantuan sosial dan layanan ambulans desa.

Warga berharap penyaluran bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran. Selain itu, diusulkan pula penambahan ambulans keliling atau ambulans desa guna menunjang pelayanan kesehatan dan kebutuhan darurat masyarakat.

Seluruh masukan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan program prioritas pembangunan Desa Cengklong untuk tahun anggaran 2027 serta daftar usulan pembangunan tahun 2028.

Kegiatan Musrenbang Desa Cengklong berlangsung tertib dan lancar dalam suasana kebersamaan. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan Musrenbang Desa sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa.

Melalui musyawarah ini, diharapkan pembangunan Desa Cengklong dapat berjalan sesuai skala prioritas, mengedepankan kebutuhan masyarakat, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

 

Tarjo