
( Mabesnews.com Gorontalo)
Mendengar pernyataan Kapolda Gorontalo, terkait kerusakan lingkungan disebabkan oleh PETI Sehingah mengakibatkan banjir di desa hulawa kecamatan buntulia kabupaten Pohuwato provinsi Gorontalo selasa 14/01/2026
Hal ini sangat memilukan dan menggores hati rakyat Desa hulawa yang terdampak banjir kemarin.
Kali ini Kunjungan kapolda ke Desa hulawa, Seharusnya di dampingi oleh pemerintah setempat dan menmui masyarakat yang terdampak banjir.
Kedatangan Kapolda kali ini disambut langsung oleh pihak perusahan
,Dan ini sangat lucu menurut Rusli Seharusnya seorang pimpinan kepolisian daerah yang katanya bersama rakyat, Seharusnya mampu memberikan pernyataan seimbang terkait insiden banjir , bahkan menyalakan Penambang secara sepihak,.Seakan-akan perusahaan yang benar dan tidak merusak lingkungan.
Sementara kapolda berada dilokasi hanya melihat dalam satu sisi serta mendengar pernyataan pihak perusahaan yang merasa paling benar Legalitasnya
Rusli megaskan ketika kita lihat fakta di lapangan banjir adalah bagian dari sungai alamotu, Sejak pekerjaan infrastruktur perusahan tiga tahun yang lalu. Dan Sedimentasi dari baginite, para pani, borose, ilota kanan memasuki areal DAS borose, Sementara sungai kaya, ilota dan alomatu. Sedimentasinya besar skali, itu yang harus di pahami Kapolda
Dan untuk banjir area kantor desa hulawa, itu di akibatkan pembuatan Toer listrik yang akan digunakan oleh perusahan. Tersebut
Rusli meminta kepada kapolda melihat fakta lapangan. Bukan hanya mendengar mulut manis pihak perusahaan dan mendalami peta yang tidak masuk akal,
Kami saja yang tidak memiliki pendidikan tinggi, namun kami tidak bodok dalam berfikir tegasnya.( Mrl)







