MabesNew.com, Kecamatan Kodi – Warga Masyarakat Desa Kawango Hari, , Kabupaten Sumba Barat Daya, provinsi Nusa Tenggara Timur, selalu pertanyakan kepada Dinas terkait Kabupaten Sumba Barat Daya masalah air bersih yg sudah dipasang oleh mandor/pemborong kerja jaringan perpipaan di tahun 2023 lalu,dan sampai saat ini belum ada air bersihnya,karena harapan besar warga masyarakat Desa Kawango Hari adalah air bersih bukan pipa kosong yang jadi pajangan disepanjang jalan raya dan ke kintal rumah warga.
Warga masyarakat Desa Kawango Hari mengkaji ulang keluhan dan permohonan pada tanggal 28-05-2024 lalu,dan sampai saat ini belum ada tanggapan dari dinas yang mengadakan projec perpipaan, sehingga BPK Hermanus Kondo dan warga lain nya meminta kejelasan nya dari Dinas terkait.

Warga Desa Kawango Hari tidak mau di jadikan alat untuk menghadirkan sebuah projec yang tidak bermanfaat bagi masyarakat umum,apa lagi sudah dirugikan beli sendiri pipa tambahan.
Sesuai pantauan media, bahwa benar-benar sangat diprihatinkan kepada masyarakat Desa Kawango Hari khususnya,dan sangat dirugikan karena warga semangat pada saat itu beli sendiri pipa,ada yang beli 1 batang, bahkan ada juga yang beli sampai 9 batang sesuaikan jarak pipa induk ke kintal rumahnya, karena persiapan dari mandor/pemborong ( BP Jeri) sesuai SPK nya hanya1 batang saja, sehingga terpaksa warga beli sendiri pipa karena sangat merindukan air bersih.

Harapan besar Masyarakat Desa Kawango Hari kepada dinas yang mengadakan pipa air bersih,agar secepatnya ngalirkan air bersih ke jalur Desa Kawango Hari, kalau memang hanya pipa kosong saja,masyarakat mohon agar secepatnya dicabut kembali pipa dan kran tungkunya sehingga tidak mengotori pemandangan umum.
Warga masyarakat Desa Kawango Hari bingun jika membayangkan kembali visi dan misi Nya Bapak Bupati Sumba Barat Daya(BPK.dr. Kornelius Kodi Mete.)pada tahun 2018 yang lalu, Bahwa salah satu visi dan misi nya : DESA BER AIR,tapi kenyataan nya selamat tinggal DESA BER AIR!.
Warga masyarakat mengharapkan kalau memang pipa tidak ada air nya,alangkah baiknya Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya buatkan tembok emas pemisah dari Desa- desa lain yang ada pipa bersama air bersihnya sehingga kami tidak dapat melihat dan menoleh ke Desa- desa tetangga yang ada air bersih nya, KAMI HANYA JADI PENONTON di Desa- Desa berair! (Ujarnya).
Warga Desa Kawango Hari berlomba lomba mencari letak KEADILAN DAN KEBENARAN.ternyata di Desa lain sana ada jembatan EMAS,disini yang ada hanya jembatan yang terbuat dari bahan bambu, “benarkah itu PEMERATAAN” ?
Sesuai pantauan Media,memang sungguh dipandang perlu oleh pemerintahan dari bawah sampai kepusat,bahwa warga masyarakat Desa Kawango Hari hanya harap air hujan turun dari langit dan terpaksa beli air bersih Rp.100 000/tangki.M O H O N, MARI KITA KOMPAK CINTAI WARGA MASYARAKAT SUMBA BARAT DAYA !
Jurnalis K R MONE.







