Mabesnews.com, Jakarta,3 Mei 2026. kedewasaan iman akan TETAP
BERSUKACITA DALAM pelbagai bentuk KEKURANGAN
Dr.Bernard BBI Siagian SH.MAKp memberikan wejangan sbb: Hai Saudara-saudara kekasih Tuhan, hidup manusia tidaklah selalu berjalan mulus sesuai harapan, Ada masa masa di mana:
Usaha tidak berhasil, Keuangan terpuruk namun terbatas Doacdsn, pengharapan terasa belum dijawab.
Dalam kondisi seperti itu, banyak orang kehilangan sukacita. Namun melalui kehidupan Habakuk, kita belajar satu hal penting: iman yang dewasa tidak ditentukan oleh keadaan, tetapi oleh hubungan dengan Tuhan.
1. Realita Kekurangan Tidak Bisa
Disangkal Habakuk berkata:
“Sekalipun pohon ara tidak
berbunga, pohon anggur tidak
berbuah…”Ini adalah gambaran
krisis total: Tidak ada hasil
Tidak ada pemasukan,Tidak ada
harapan secara manusia Artinya:
Iman yang dewasa tidak menutup
mata terhadap kenyataan.
Kita boleh jujur: hidup kadang sulit.
Kebenaran: Mengakui kesulitan
bukan berarti kehilangan iman.
2. Sukacita adalah Pilihan Iman
Habakuk melanjutkan: “Namun
aku akan bersorak-sorak
di dalam TUHAN…” Perhatikan
kata “namun” — ini adalah titik
balik iman. Pelajaran penting:
Sukacita bukan hasil keadaan
Sukacita adalah keputusan
Ada dua jenis iman: Iman yang
bergantung pada berkat →
mudah goyah Iman yang
bergantung pada Tuhan →
tetap kuat,Iman dewasa berkata:
“Aku tetap bersukacita, bukan
karena semuanya baik, tetapi
karena Tuhan tetap baik.”
3. Tuhan Tidak Pernah Berubah
Di tengah kekurangan, Habakuk
tidak fokus pada apa yang hilang,
tetapi pada siapa Tuhan itu.”Allah
Tuhanku adalah keselamatanku”
Artinya: Berkat bisa berubah
Situasi bisa berubah Tetapi
Tuhan tidak pernah berubah.
Kekurangan tidak pernah lebih
besar dari kesetiaan Tuhan.
4. Iman Dewasa Menghasilkan
Kekuatan Baru, Ayat 19 berkata:
Tuhan ALLAH itu kekuatanku…”
Ketika seseorang tetap bersukacita
dalam Tuhan: Ia tidak mudah putus
asa Ia tetap berdiri, Ia terus berjalan Seperti rusa yang lincah di gunung-gunung,Tuhan memberi kemampuan untuk melewati medan yang sulit.
Sukacita dalam Tuhan menghasilkan kekuatan ilahi. Aplikasi Hidup,
Bagaimana kita hidup hari ini?
Jika saat ini saudara: Sedang
mengalami kekurangan Sedang
menunggu jawaban doa Sedang
merasa lelah Belajarlah dari
Habakuk: Jujur dengan keadaan
Tetap memilih bersukacita
Percaya pada kesetiaan Tuhan
Terus berjalan bersama Tuhan.
Saudara yang dikasihi Tuhan,
iman yang dewasa bukanlah iman
yang bebas masalah, tetapi iman
yang tetap bersukacita di tengah
masalah. Aku tidak bersukacita
karena hidupku baik baik saja
tetapi karena Tuhanku setia.
Salam sejahterah dalam cinta kasih TUHAN,
TUHAN memberkati.
Tim investigssi GAKORPAN
Rev.Marfel Gerungan SH,LBH Pers.
Reporter Iks.B Pers













