Kontroversi Terkait SD Swasta Madona Jaya di Asahan Belum Punya Ruang Perpustakaan Sehingga Memprihatinkan.

Hukum127 views

MabesNews.com, Kab.Asahan – Sumut : Jumat 17 Juli 2026 – SD Swasta Madona Jaya yang berlokasi di Desa Sei Kopas, Kecamatan Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan menuai sorotan. Sekolah ini belum memiliki ruang perpustakaan untuk menunjang kegiatan belajar siswa.

Pantauan pada hari Jumat 17 Juli 2026 di lokasi, kondisi bangunan sekolah terlihat memprihatinkan. Bagian atap asbes dilaporkan sudah mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut dikhawatirkan berdampak pada kenyamanan proses belajar mengajar.

Selain itu, hingga saat ini sekolah belum memiliki ruangan khusus perpustakaan. Padahal keberadaan perpustakaan merupakan salah satu standar minimal sarana pendidikan dasar sesuai Permendikbud No. 24 Tahun 2007.

Ketua Komite Sekolah bersama sejumlah guru pengajar membenarkan bahwa SD Madona Jaya belum memiliki ruang perpustakaan.

“Memang benar ruang perpustakaan belum ada. Kami sudah mengajukan proposal bantuan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dan ke beberapa perusahaan terdekat, tapi sampai sekarang belum ada realisasi untuk pembangunan ruangannya,” ujar Ketua Komite, Jumat 17 Juli 2026.

 

Pihak komite juga menyampaikan bahwa saat ini masih dilakukan pemungutan biaya kepada peserta didik dengan nilai Rp.60.000 yang diperuntukkan untuk kebutuhan komite sekolah.

 

Media Mabes News.Com bersama tim berupaya meminta konfirmasi kepada pemilik Yayasan SD Madona Jaya dan Kepala Sekolah. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak terkait.

 

Sesuai UU Pers No. 40 tahun 1999 Pasal 5 ayat 2, pihak Yayasan, Kepala Sekolah SD Madona Jaya, Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, dan pihak terkait lainnya berhak menggunakan *Hak Jawab dan Hak Koreksi.

 

Harapan pegawai guru dan pihak komite berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Asahan serta perusahaan-perusahaan di sekitar Desa Sei Kopas dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk pemenuhan sarana perpustakaan dan perbaikan fasilitas sekolah.

 

Wakil DPP LSM Pedang Keadilan Perjuangan ( Djon ) memberikan kritikan “ saya berharap anak-anak punya tempat baca. Buku penting untuk menambah wawasan mereka. Semoga ada pihak yang mau membantu,” pungkasnya.

 

Berita disusun berdasarkan pantauan lapangan dan keterangan Ketua Komite serta guru,dan terbuka 24 jam menerima klarifikasi tertulis dari Yayasan SD Madona Jaya, Kepala Sekolah, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan.

 

 

 

Bersambung…..

 

 

Ditulis oleh :

 

 

( RS / Tim ).