Kisah Yusfa, Dorongan Istri, dan Filosofi Kendaraan Roda Dua Bernama Vespa

Pemerintah388 views

MabesNews.com |Batam- Di ruang kerja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam Yusfa Hendri, ada sebuah karikatur realitas. Gambarnya sangat mencolok mata (eye catching). Penuh inspirasi dan filosofi.

Dalam karikatur yang dibuat 16 Desember 2009 lalu oleh Iwan itu, tampak Yusfa sedang mengendarai skuter tua Vespa, dengan wajah ceria.

Sementara sang istri yang mengenakan kebaya dan jilbab, tampak mendorong di belakang. Wajahnya juga tersenyum gembira.

Dilihat dari tanggalnya, terungkap bahwa karikatur ini dibuat saat Yusfa masih menjabat sebagai Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota Batam.

Saat ditemui pagi ini, Senin (4/3/2024), Yusfa menyebut bahwa sejak masih di humas, “filosofi Vespa” ini sudah melekat padanya. Sehingga sampai divisualisasikan dalam sebuah karikatur realitas.

Karikatur realitas sendiri digunakan untuk menggambarkan atau membahas masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan suatu realitas kehidupan yang digambar sebagai objeknya.

“Ibarat Vespa tua itu, perjalanan hidup tak selalu mulus. Saat itulah ada peran istri yang siap mendorong ketika suami dalam kesulitan, tak peduli dia masih pakai kebaya,” jelasnya.

Ahli karikatur terkenal dunia GM Sudarta menjelaskan, karikatur merupakan karya seni yang mengandung humor, sindiran sekaligus kritikan untuk tokoh-tokoh terkenal.

Melalui karikatur, sang tokoh diharapkan dapat belajar atau mengubah sikapnya ke arah yang lebih baik.

Mungkin dalam karikatur tersebut, sang seniman ingin menggambarkan bagaimana perjuangan hidup Yusfa bersama sang istri dalam membangun rumah tangga.

Meski diterkam suka duka kehidupan, tetap berusaha agar terus melaju menuju harapan baru: masa depan yang lebih baik.

Sebagaimana kutipan kalimat dalam film Filosofi Kopi, “Satu langkah kecil dari sebuah niat baik mampu membawa kita menuju sesuatu yang di luar imajinasi.” (Nursalim Turatea).