MabesNews.com, Ketapang, Kalbar – Sebuah kapal motor berkapasitas 13 GT yang membawa muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) meledak dan terbakar hebat di perairan Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Sabtu malam pukul 22.00 WIB.
Insiden ini mengakibatkan 1 korban Meninggal dunia dan empat korban lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka bakar serius.
Kejadian bermula saat kapal motor tersebut tengah memuat BBM yang diduga jenis Pertalite atau Pertamax. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahan bakar tersebut rencananya akan didistribusikan ke Pulau Penebang, Kabupaten Kayong Utara, guna menyuplai kebutuhan operasional perusahaan pertambangan bauksit.
Saksi mata di lokasi melaporkan adanya suara dentuman yang sangat keras sebelum api membumbung tinggi. Kobaran api cepat meluas lantaran BBM tumpah dan berhamburan di permukaan perairan sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang hilang. Empat kru lainnya yang berhasil dievakuasi kini dalam penanganan medis intensif karena kondisi luka bakar yang cukup parah.
Berdasarkan pemantauan awak media di lapangan, aktivitas pengangkutan BBM ini diduga kuat mengabaikan standar keselamatan (safety) dan tidak sesuai dengan prosedur legal yang berlaku. Praktik pengiriman BBM ke wilayah kepulauan tersebut disinyalir telah berlangsung berulang kali sebelum akhirnya memicu musibah ini.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh terkait legalitas pengangkutan dan penyebab pasti ledakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Melalui kejadian ini, semoga aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan yang yg serius apalagi peristiwa ini sampai merenggut nyawa manusia yang diakibatkan ke kelalaian yang tidak mestinya terjadi apapun bentuknya nya harus ada yang bertanggungjawab atas kejadian ini. (DR)












