Jembatan Rangka Baja Blang Mane Roboh 

Pemerintah213 views

MabesNews.com|Bireuen, Aceh — Jembatan rangka baja Blang Mane yang menghubungkan desa terpencil dibagian selatan Desa Tanjong Beuridi dengan Blang Mane dalam Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen, roboh diterjang Abrasi Kamis dinihari tadi pukul 01.00 wib tanggal 26 Januari 2023.

Demikian disampaikan Kepala Desa Blang Mane Tgk Ramadhan kepada media ini di lokasi jembatan roboh.

Sebagaimana diketahui bahwa jembatan rangka baja Blangmane terletak di bantaran Sungai Krueng Simpo yang panjangnya 50 meter dibangun dengan anggaran APBN tahun 1996. Kemudian di desa tersebut pernah ditempatkan transmigran tahun 1990.

Sekarang desa itu wilayah areal ratusan hektar kebun sawit milik pengusaha dan Yayasan Almuslim Peusangan. Dan merupakan desa selatan berbatas dengan Kabupaten Bener Meriah, barat dengan Kecamatan Juli.

Ramadhan selaku Kepala Desa telah membuat laporan ke Dinas PUPR Kabupaten Bireuen sejak April tahun 2022 lalu bahwa jembatan sudah mulai miring opik abonamen.

Kemudian Bupati Dr Muzakkar SH, M.Si pada masa itu bersama Dinas terkait telah meninjau lokasi. Untuk tindak lanjut Bupati menyarankan dibuat jembatan darurat. Sebab untuk dibangun baru harus menuunggu realisasi anggaran pusat.

Kemudian PJ Bupati Bireuen sekarang Dr Aulia Sofyan M.Si pada awal Januari 2023 juga telah meninjau kondisi jembatan sudah bertambah miring dan mulai terkikis abonamen tanah penahan jembatan.

Pada saat hujan lebat dan banjir Sabtu 21 Januari 2023 abonamen opik sudah tergerus arus sungai dikepala jembatan. Ramadhan dan Perangkat Desa melarang setiap orang melewati jembatan.

Untuk mengantisipasi sebagaimana saran Bupati agar membuat jembatan darurat di Alue Lason melalui jalan lain sebelah timur menuju Desa Darussalam.

Tadi malam Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 wib terdengar gemuruh yang mengejutkan warga yaitu jembatan roboh sudah oleng miring ke kiri sebagian baut pengikat tetlepas.

Atas kejadian roboh jembatan rangka baja Blangmane, Ramadhan segera menyampaikan laporan ke Dinas PUPR Kabupaten Bireuen.

Kamis pagi tadi tiba dilokasi Kadis PUPR Fadli Amir ST, MT bersama tim Teknisi, Kepala Bappeda Muslim M.Si, Ketua DPRK Rusydi Mukhtas S.Sos untuk mengetahui penyebab roboh jembatan.

Fadli Amir berjanji untu menindaklanjuti pembangunan jembatan baru. Mengingat bahwa jembatan tersebut sebagai urat nadi perekonomian petani dan masyarakat.

Tokoh agama setempat Tgk Mudasir meminta kepada Pemda Bireuen untuk segera dibangun jembatan baru atau diperbaiki dengan melihat aliran sungai yang sering berubah karena erosi. Bahwa Sungai Simpo tempat blantaran jembatan mudah sekali terjadi erosi yang bersama Sungai Gunci, Sungai Meuh dan Sungai Pineung bermuara ke Sungai Peusangan di Desa Suak Kecamatan Peusangan Selatan.

( Abdi )

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed