MabesNews.com, Jakarta, 27 Mei 2026 — Dengan penuh rasa syukur dan semangat berbagi serta kepedulian sosial, Rumah Doa DPP GAKORPAN Milkha Indonesia, Forum Dialog Kebangsaan, Bela Negara, Suara Rakyat untuk Keadilan, Kesehatan, Ekonomi, Hukum dan HAM, LBH Gerakan Solidaritas Nasional, Rumah Besar Relawan RPG 08, Gerakan Ratu Prabu 08, LP2K, LMNRI, KPPRI, BAKRI, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, dan PRASASTI berkolaborasi dalam kegiatan kebangsaan bersama para aktivis multidimensi komponen nasional.
Penggagas kegiatan di antaranya Dr. Bernard BBI Siagian SH, MAkp, David Sianipar SH, MH, Rev Marcel Gerungan SH, MA, Pdm Cici Milkha, Supri, Iwan, Suparno, Bunda ZR Op Helena, Mak Uwok, Tugiyo Anwar, Bu Endah, Bunda Marliana, Bunda Nelly Pardede, Jurnalis PPWI, serta seluruh keluarga besar DPP GAKORPAN dan Sarjana Pancasila.
Secara bersama-sama menyampaikan ucapan:
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Bismillahirrahmanirrahim.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamd.”
Di tengah hiruk pikuk gema takbir, marilah kita meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS.
Idul Adha hadir seperti hujan keberkahan, menghadirkan gema takbir yang tertanam di sanubari setiap insan.
Idul Adha mengajarkan bahwa cinta kasih adalah kemuliaan. Yang paling suci bukanlah tentang memiliki, melainkan tentang empati, etika, integritas, serta menjaga moral demi jiwa patriotisme NKRI harga mati.
Mari bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mendukung semangat Presisi Polri, serta menyukseskan Program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Semoga keluarga kita dipenuhi keberkahan lahir dan batin, dibukakan pintu ampunan atas segala dosa, serta diberikan rasa ikhlas dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya rakyat kecil dan kaum miskin.
Pesan moral juga disampaikan agar para pelaku korupsi menyadari bahwa perbuatan zalim, menindas, dan merugikan rakyat hanya akan membawa penderitaan serta menjauhkan diri dari nilai iman dan takwa.
Dalam gema malam dan doa-doa yang dipanjatkan bersama air mata, kita belajar bahwa hidup di dunia yang penuh ujian ini bukan sekadar mencari kebahagiaan duniawi, tetapi juga tentang kesiapan menyembelih ego, rasa kecewa, dan segala hal yang menjauhkan diri dari Allah SWT.
Seperti Nabi Ibrahim AS yang tetap percaya meski hatinya bergetar, demikian pula manusia diajarkan untuk berserah diri kepada takdir Allah SWT. Tidak semua kehilangan adalah hukuman, karena terkadang itulah cara Allah menyelamatkan hati agar kembali lebih dekat kepada-Nya.
Hakikat Idul Adha 1447 Hijriah mengingatkan kita bahwa seberat apa pun ujian dunia, hati yang tetap bersujud kepada Allah SWT akan selalu menemukan ketenangan.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.”
Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kesehatan, kedamaian, serta menerima seluruh amal ibadah dan qurban kita semua.
Dr. Bernard dan seluruh jajaran juga mengajak masyarakat untuk terus menebarkan keikhlasan, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan bangsa demi Indonesia yang lebih baik.
Ucapan khusus juga disampaikan untuk Presiden RI Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin bangsa Indonesia menuju masa depan yang maju dan sejahtera.
Taqabbalallahu minna wa minkum.
Mohon maaf lahir dan batin.
Tim Investigasi LBH Pers: Ikhsan B, Supri, Marcel, dan Rusman.













