Dinas Lingkungan Hidup Magelang Dorong Percepatan Pembangunan TPST Pasuruhan

Pemerintah345 views

Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto bersama Forkompimda saat meninjau progres pembangunan TPST Pasuruhan.

 

MabesNews.com|Magelang – Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus dorong percepatan proses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan, Kamis (11/7/2024).

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin mengatakan progres terakhir pembangunan TPST Pasuruhan sampai minggu ke 33 dari laporan yang diterimanya per tanggal 4 Juli 2024 telah mencapai 37 persen.

 

Menurutnya, angka capaian pembangunan TPST Pasuruhan ini masih agak rendah karena persentase terbesarnya ada pada alat pengelola sampah yang saat ini masih dalam proses perakitan.

 

“Kalau itu (alat pengelola sampah) sudah terpasang saya yakin nanti bobot kapasitas pembangunan TPST ini akan langsung melonjak,” ungkap Sarifudin.

 

Sarifudin menjelaskan, tujuan pembangunan TPST Pasuruhan ini adalah untuk menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Magelang, terutama di kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur dan sekitarnya.

 

“Sehingga nanti masalah sampah di KSPN Borobudur ini bisa selesai,” ujarnya.

 

Sementara output dari pengelolaan sampah ini akan diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) sebagai pengganti bahan bakar batu bara pada pabrik semen.

 

Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah menandatangani MoU kerja sama dengan pabrik semen di Cilacap untuk menerima hasil RDF yang dihasilkan oleh TPST Pasuruhan tersebut.

 

 

Lebih lanjut Sarifudin menjelaskan bahwa luas hanggar yang dibangun pada proyek TPST Pasuruhan ini kurang lebih sebesar 5.000 meter persegi yang mampu menampung dan mengolah sampah sebanyak 100 Ton/hari untuk mengcover wilayah KSPN Borobudur.

 

Dinas Lingkungan Hidup Magelang Dorong Percepatan Pembangunan TPST Pasuruhan.
Foto dok.mabesnews.com

 

Sementara itu, Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto saat meninjau proses pembangunan TPST Pasuruhan bersama Forkompimda menekankan agar proses pembangunan TPST ini bisa lebih dipercepat.

 

“Saya berharap agar pembangunan TPST Pasuruhan ini bisa lebih cepat dan sudah bisa beroperasional pada tanggal 3 September 2024,” kata Sepyo.

 

Sepyo juga mendorong percepatan pemasangan maupun perakitan alat pengelola sampah di TPST Pasuruhan, minimal sudah dapat beroperasi terlebih dahulu, mulai dari pengolahan sampah hingga melakukan pengiriman RDF ke pabrik semen yang berada di Cilacap.