Mabesnews.com – Jeneponto – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dakwah di tengah masyarakat, Pengurus Harian Dewan Da’wah Turatea Indonesia (DDTI) Kabupaten Jeneponto akan menggelar pertemuan bersama para pengurus masjid yang berada dalam jaringan pembinaan organisasi tersebut.
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Sekretariat DDTI lantai 2 Masjid Nabacu, Jeneponto, diharapkan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen pengurus masjid dalam menjalankan berbagai program dakwah dan pembinaan umat.
Ketua dan jajaran Pengurus Harian DDTI Kabupaten Jeneponto mengundang setiap masjid untuk mengutus satu orang perwakilan guna menghadiri pertemuan yang akan dimulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. Kehadiran para perwakilan masjid dinilai sangat penting mengingat sejumlah agenda strategis akan dibahas dalam forum tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus DDTI akan menyampaikan arahan organisasi terkait penguatan program dakwah, pengembangan kegiatan keumatan, serta peningkatan peran masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat. Selain itu, forum juga akan membahas pembagian jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang sehingga pelaksanaan program dapat berjalan secara terkoordinasi dan merata.
Pertemuan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antar pengurus masjid di Kabupaten Jeneponto. Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang terstruktur, diharapkan berbagai program dakwah dapat dilaksanakan secara efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pengurus Harian DDTI berharap seluruh pengurus masjid dapat memberikan dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Keberhasilan program dakwah tidak hanya bergantung pada satu lembaga atau individu, tetapi membutuhkan kerja sama dan kebersamaan seluruh elemen umat dalam membangun kehidupan beragama yang lebih baik.
Melalui pertemuan ini, DDTI Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pemersatu para penggerak dakwah dan pengurus masjid dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai Islam dan semangat ukhuwah Islamiyah.
(Nursalim Turatea).




