Mabesnews.com, – Batam – Batam kembali meneguhkan posisinya sebagai kota yang tidak hanya bergerak dalam denyut industri dan perdagangan, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai spiritual dan pendidikan. Melalui kegiatan Tabligh Akbar yang digelar oleh DPD AGPAII Kota Batam, semangat perubahan menuju lahirnya generasi dan umat yang berakhlak mulia digaungkan dengan penuh kesadaran dan harapan.
Kegiatan ini menghadirkan dai nasional K.H. Abdullah Gymnastiar yang dikenal luas dengan pendekatan dakwah yang menyejukkan dan menyentuh hati. Kehadiran beliau menjadi magnet utama yang tidak hanya menarik antusiasme masyarakat, tetapi juga menghadirkan energi baru bagi para guru, khususnya guru pendidikan agama Islam, untuk kembali meneguhkan peran strategisnya sebagai pembentuk karakter bangsa.
Bertempat di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Tanjung Uncang, kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh makna. Ribuan jamaah dari berbagai kalangan diperkirakan akan hadir, menyatukan langkah dalam satu tujuan yang sama, yakni memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan akhlak.
Tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan sebuah panggilan moral yang mendalam. Ikhtiar menjadi guru yang menggugah dan merubah adalah refleksi dari kebutuhan mendesak dunia pendidikan saat ini. Guru tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran, tetapi harus hadir sebagai teladan, pembimbing, sekaligus penggerak perubahan di tengah derasnya arus globalisasi yang kerap menggerus nilai-nilai moral.
Dalam narasi yang dibangun, kegiatan ini menegaskan bahwa perubahan generasi tidak akan pernah lahir dari sistem yang kaku dan rutinitas yang kosong makna. Perubahan sejati hanya akan terwujud melalui sentuhan hati, keteladanan, serta komitmen yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sejak dini. Guru memiliki peran sentral dalam proses ini, karena dari tangan merekalah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga luhur dalam sikap dan perilaku.
DPD AGPAII Kota Batam melalui kegiatan ini ingin menyampaikan pesan yang kuat kepada publik bahwa pendidikan agama bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam membangun peradaban. Oleh karena itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat diangkat ke media sebagai bagian dari gerakan bersama dalam menyuarakan pentingnya pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan akhlak.

Ajakan untuk mengangkat kegiatan ini ke media bukan semata demi publikasi, tetapi sebagai upaya memperluas jangkauan pesan kebaikan. Dengan publikasi yang luas, semangat perubahan yang diusung diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa, sehingga tercipta gelombang kebaikan yang berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan edukatif, kegiatan ini juga membawa misi sosial melalui penggalangan infak untuk membantu pemulihan bencana di wilayah Sumatra. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai yang diajarkan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa agama hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan kehidupan.
Dengan terselenggaranya tabligh akbar ini, DPD AGPAII Kota Batam menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang berakhlak mulia. Harapan besar disematkan agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Inilah saatnya pendidikan kembali pada hakikatnya, membentuk manusia seutuhnya. Dan dari Batam, pesan itu digaungkan dengan penuh keyakinan bahwa masa depan umat ditentukan oleh kualitas akhlak generasinya hari ini.(Nursalim Turatea).













