MabesNews.com, Tangerang Selatan – Sejumlah mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan dukungan kepada rekan mereka, Agnes, mahasiswi asal Kecamatan Kodi Balaghar yang sedang menjalani perawatan dan operasi akibat penyakit yang dideritanya.
Aksi kemanusiaan tersebut diinisiasi oleh Komunitas Peduli Sesama, sebuah komunitas yang dibentuk pada tahun 2021 oleh mahasiswa asal Sumba Barat Daya yang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan. Komunitas ini hadir sebagai wadah untuk mempererat solidaritas dan membantu sesama, khususnya mahasiswa maupun masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Dalam kegiatan tersebut, para anggota komunitas mengunjungi Agnes di rumah sakit sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi dan gotong royong para anggota komunitas guna meringankan beban yang sedang dihadapi.
Perwakilan Komunitas Peduli Sesama menyampaikan bahwa nilai utama yang terus dijaga adalah semangat kebersamaan dan saling membantu tanpa memandang besar atau kecilnya bantuan yang diberikan.
> “Kebaikan sekecil apa pun akan menjadi besar ketika dilakukan dengan hati yang tulus.”
Menurut mereka, bantuan tersebut bukan semata-mata soal materi, melainkan wujud kasih, perhatian, dan penyemangat agar Agnes tetap kuat menjalani proses pengobatan hingga pulih kembali.
Sejak berdiri pada tahun 2021, Komunitas Peduli Sesama terus berupaya membangun budaya kepedulian di kalangan mahasiswa asal Sumba Barat Daya yang merantau. Berbagai kegiatan sosial telah dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk saling menguatkan ketika ada anggota maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Komunitas tersebut berharap semangat gotong royong dan solidaritas terus tumbuh di tengah kehidupan mahasiswa perantauan, sehingga setiap persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan bersama melalui rasa persaudaraan.
Dengan mengusung slogan “Bersatu dalam Kepedulian, Bergerak dalam Kasih”, Komunitas Peduli Sesama menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berbagi kepada sesama sebagai bagian dari nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Menanggapi kegiatan tersebut, wartawan MabesNews.com, Martinus Kondo, menilai bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa perantauan, aksi Komunitas Peduli Sesama menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong masih tumbuh kuat.
“Kepedulian terhadap rekan yang sedang menjalani perawatan menunjukkan bahwa solidaritas tidak hanya diucapkan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Inisiatif seperti ini patut diapresiasi karena mencerminkan peran mahasiswa bukan hanya sebagai insan akademik, melainkan juga sebagai agen sosial yang mampu menebarkan empati, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan harapan bagi sesama yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Aksi sosial tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.
Tim Lapangan
Martinus Kondo




