Warga Kota Piring Tanjungpinang Tuntut Kepastian Layanan Air Bersih dari PDAM

Pemerintah214 views

MabesNews.com, Tanjungpinang – Ketersediaan air bersih kembali menjadi sorotan warga Kota Piring, Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Tiga rumah di kawasan ini belum mendapatkan akses air bersih dari PDAM, meskipun meteran air sudah terpasang di rumah Ketua RT setempat.

Menurut Ibu Ningsih, salah satu warga terdampak, keluarganya harus membeli air tangki setiap hari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami sudah 12 tahun bergantung pada air tangki. Padahal sejak 2020, kami sudah mengajukan permohonan sambungan air ke PDAM, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” tuturnya.

PDAM berdalih bahwa belum adanya jaringan pipa dan perlunya survei lapangan menjadi kendala utama. Namun, alasan tersebut diragukan oleh warga. “Kalau benar pipanya belum ada, kenapa di wilayah lain yang jaraknya tidak jauh dari sini sudah mendapatkan layanan lebih cepat?” ungkap Ningsih penuh keheranan.

Ketua RT setempat, Pak Budi, menyampaikan kesiapannya membantu percepatan pemasangan jaringan air, namun hal ini membutuhkan biaya tambahan dari warga. “Setiap rumah bisa dikenakan biaya Rp2 juta untuk pemasangan. Tapi, bukankah seharusnya ini menjadi tanggung jawab PDAM?” ujarnya.

Warga lainnya juga mengungkapkan rasa frustrasi atas lambatnya pelayanan. “Kami sudah menunggu terlalu lama. PDAM seharusnya lebih transparan dalam proses pengajuan dan memberikan prioritas kepada wilayah yang sudah lama mengajukan permohonan,” kata salah satu warga.

Permasalahan ini semakin menambah daftar panjang keluhan terhadap pelayanan PDAM di Kota Tanjungpinang. Warga Kota Piring berharap pihak PDAM segera mengambil langkah nyata untuk merealisasikan akses air bersih di wilayah mereka. Air adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa terus dikesampingkan.(ARF)