Kendala Pelayanan PDAM di Tanjungpinang: Warga Masih Menunggu Akses Air Bersih

Pemerintah345 views

MabesNews.com, Tanjungpinang – Masalah distribusi air bersih kembali menjadi perhatian warga di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Tiga rumah di lingkungan salah satu Ketua RT di kawasan ini mengeluhkan belum tersambungnya aliran air PDAM meskipun sudah memiliki meteran air sejak lama.

Menurut keterangan Ibu Ningsih, salah satu warga terdampak, keluarganya terpaksa membeli air tangki setiap hari untuk memenuhi kebutuhan. “Sudah 12 tahun kami bergantung pada air tangki. Padahal, sejak 2020 kami sudah mengajukan permohonan ke PDAM, tetapi belum ada tindak lanjut hingga sekarang,” ujarnya.

Alasan yang diberikan PDAM terkait belum tersedianya jaringan pipa dan perlunya survei lapangan untuk menentukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dinilai kurang memadai. “Kami bertanya-tanya, apakah benar pipanya belum ada? Kenapa di wilayah lain yang jaraknya tidak terlalu jauh bisa mendapatkan layanan lebih cepat?” kata Ningsih.

Ketua RT setempat, Pak Budi, menyatakan bersedia membantu proses pemasangan jaringan, tetapi hal tersebut membutuhkan biaya tambahan. “Kalau memang warga mau, satu rumah dikenakan Rp2 juta untuk percepatan pemasangan. Namun, ini seharusnya menjadi tanggung jawab PDAM,” jelasnya.

Beberapa warga juga mengungkapkan keheranan mereka karena wilayah lain yang lebih baru justru sudah mendapatkan akses air bersih. “Kami sudah menunggu terlalu lama. PDAM seharusnya lebih transparan dan memberi prioritas pada wilayah yang sudah mengajukan sejak lama,” ungkap salah satu warga lainnya.

Masalah ini menambah daftar panjang keluhan terhadap pelayanan PDAM di Kota Tanjungpinang. Warga berharap ada langkah konkret dari pihak terkait untuk segera merealisasikan jaringan air bersih di wilayah mereka, mengingat air adalah kebutuhan dasar yang tak bisa ditunda.(ARF).