Subuh ke dua ramadhan di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Kabupaten Bireuen

Pemerintah132 views

 

Mabesnews.com | Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Jumat tgl.24.03.2023 shalat subuh imami oleh Tgk Razali Ismail dari PD IPQAH Bireuen.

Ceramah subuh disampaikan oleh Tgk Ramadhan Harun wakil imam besar Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, dimulai dengan Zikir, dan beliau menyampaikan hari ini saidul aiyam yaitu hari jumat yang sangat baik dan mulia.

Pelaksanaan shalat subuh berjamaah dengan penuh khitmad.

Sesuai Hadits Rasulullah SAW, Rasulullah berdoa ya Allahbselamatkan aku dan selamatkan Ramadhan ku.

 

Berbicara Ramadhan banyak kajian yg terkandung di dalamnya. Dalam hadits puasa ini utk ku dan aku yg akan memberikan nya pembalasannya kata Allah.

 

Nikmat itu besar sekali, Allah menyebutkan apabila datang Ramadhan, Pintu syurga dibuka oleh Allah SWT.

 

Syurga itu tdk murah dan tdk mahal amat. Puasa itu lapar maka perlu menahan lapar, utk suksesnya puasa. Syurga perlu diraih dengan kebaikan.

 

Bukan mudah utk syurga itu, perlu diraih dengan jiwa, harta dan perasaan mu, Allah sudah membuka pintu syurga nya, maka puasalah dengan benar, penuhi syarat dan rukunnya, dan gambaran ini telah digambarkan oleh Rasulullah SAW berapa banyak orang berpuasa namun sungguh disayangkan hanya sedikit yg mendapat pahalanya.

 

Berlomba-lombalah utk mendapatkan pahala dengan fastabikul khairat.

 

Tinggalkan yg makruh lakukan yang sunnah, seperti sikat gigi selepas dhuhur itu makruh, memberikan wangian disiang hari ini dalam bulan Ramadhan itu makruh. Mari kita cari Ridha Allah SWT.

 

Menjaga hal-hal yg membatalkan puasa. Dan apa hubungannya puasa dengan shalat?, Ada orang berpuasa tetapi tdk shalat, maka perlu di dakwahkan utk mereka dengan baik.

 

Imam harus tau kewajibannya diantaranya meminta jamaah utk merapatkan saf, karena pahalanya besar, dan harus disempurnakankan saf pertama dengan penuh dan baru saf berikutnya.

 

Shalatnya harus bermutu dan berkualitas dan diterima oleh Allah SWT, haruslah shalat itu dengan baik dan benar sesuai dengan Rukun dan syaratnya.

 

Penulis Dr. Jufliwan, SH., MM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *