Sorotan Berita Terhadap BI dan RS Diduga Syarat Muatan Kepentingan Yang Dimainkan Oleh Oknum-Oknum Tertentu Untuk Menguasai Lahan Milik Dari BI alias Basri.

Pemerintah194 views

MabesNews.com, Boltim, Sulut- Sorotan pemberitaan terhadap BI alias Basri dan RS alias Rey yang diduga sengaja dimainkan oleh oknum-oknum tertentu lewat sumbernya IP alias Ivan diduga syarat dengan muatan kepentingan untuk menguasai lahan dari BI alias Basri.

Dugaan itu nampak ketika pada beberapa edisi sala satu media yang diduga milik dari sala satu oknum pengurus APRI secara terus menerus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey. Selidik punya selidik, bila menyimak pemberitaan pada edisi sebelumnya, dimana dua sumber dari pemberitaan tersebut yaitu HA Alias Hendra merupupakan Ketua APRI Boltim, sementara IP alias Ivan merupakan sala satu pengurus dalam bidang penasehat APRI, dan selaku penulis tersebut diduga adalah oknum yang juga merupakan anggota APRI dalam bidang penasehat yaitu FL alias Faruk, yang diketahui pula selaku pimpinan redaksi pada media yang selalu menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey.

Yang menjadi pertanyaan, jika oknum-oknum tersebut hanya terus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey sebagaimana dalam pemberitannya, maka hal itu tentunya patut dipertanyakan, ada apa ?

Pertanyaan itu tentunya patut dialamatkan ke oknum-oknum tersebut baik kepada HA alias Hendra selaku Ketua APRI maupun kepada anggotanya FL alias Faruk dan IP alias alias Ivan, karena jangan sampai gaja di pelupuk mata tidak kelihatan sementara semut di seberang lautan nampak kelihatan, jelas sala satu sumber yang enggan namanya ditulis.

Artinya, bila hari ini ketiga oknum pengurus APRI Boltim itu terus menyasar BI dan RS yang diduga menurut mereka melakukan aktifitas di wilayah perkebunan desa Buyat Barat, maka ketiganya juga harus melihat sekaligus menyadari, bila dugaan itu benar, apakah di lokasi perkebunan Buyat bersatu itu hanya ada BI alias Basri dan RS alias Rey dengan dugaan menurut mereka melakukan aktifitas sebagaimana yang mereka sasar ??

Bila hari ini ketiga oknum pengurus APRI Boltim masing-masing HA alias Hendra, FL alias Faruk dan IP alias Ivan terus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey yang menurut ketiganya melakukan aktifitas, bagaimana yang lainnya, karena di lokasi perkebunan Buyat bersatu itu seperti di beberapa lokasi lainnya bukan hanya BI alias Basri dan RS alias Rey yang melakukan aktifitas seperti yang mereka sasar,”Mengapa ketiganya hanya terus menyasar BI dan RS, sementara di lokasi yang lainnya di Desa Buyat tidak di sasar, ada apa dibalik itu”, jelas sala satu sumber yang enggan namanya di tulis penuh tanya.

Dari informasi yang dirangkum dari sala satu sumber yang enggan namanya di tulis bahwa diduga kuat upaya ketiganya yang terus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey dengan alasan melakukan aktifitas itu berawal dari permasalahan lahan kebun milik dari BI alias Basri yang ingin dikuasai oleh oknum tertentu, sementara lokasi perkebunan itu secara sah adalah kepemilikan dari BI alias Basri. Karena diduga tidak menemukan selah untuk menguasai lahan milik dari Bi alias Basri tersebut, kemudian oknum-oknum tersebut terus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey.

Informasi lain yang didapatkan juga bahwa, diduga kuat sikap ketiganya yang terus menyasar BI alias Basri dan RS alias Rey diduga kuat mereka inginkan agar BI alias Basri dan RS alias Rey harus berada di bawah naungan mereka selaku APRI Boltim.

Diketahui bahwa, pekan kemarin, BI alias Basri bersama oknum-oknum tersebut telah dipertemukan melalui mediasi, namun ironisnya, dalam pertemuan itu oknum yang ingin menguasai lahan milik dari BI alias Basri yaitu JN alias Jemi didampingi oleh ketiga oknum tersebut masing-masing HA alias Hendra, IP alias Ivan, dan FL alias Faruk meminta agar lahan milik dari BI alias Basri dapat diserahkan seluruhnya kepada JN alias Jemi, sementara secara sah lahan tersebut adalah lahan kepemilikan dari BI alias Basri,”Pada saat pertemuan, diketahui BI alias Basri sudah ikhlas ingin memberikan kurang lebih 3 hektar lahan miliknya kepada JN alias Jemi untuk digunakannya berkebun, namun JN alias Jemi menginginkan agar lahan yang ada semuanya diserahkan kepadanya, sementara lahan yang ada merupakan hak kepemilikan secara sah dari BI alias Basri”, jelas sumber penuh tanya.

Karena tidak mengikuti keinginan mereka agar lahan yang ada dapat diserahkan sepenuhnya kepada JN alias Jemi, sejumlah oknum kembali menyasar BI alias Basri dan RS lias Rey lewat pemberitaan yang dimainkan oleh FL alias Faruk dengan sumbernya JN alias Jemi dan IP alias Ivan.

Sementata itu, BI alias Basri sendiri kepada awak media MabesNews.com (3/2/2026) mengatakan sangat perihatin dengan sikap para oknum-oknum yang diduga ingin menguasai lahan milik pribadinya.

Dijelaskannya bahwa, dalam pertemuan pekan kemarin bersama oknum yang ingin menguasai lahan perkebunan yaitu JN alias Jemi didampingi oleh beberapa oknum pengurus APRI tersebut, saya secara ikhlas akan memberikan kurang lebih 3 hektar lahan perkebunan saya kepada JN alias Jemi untuk digunakannya berkebunan, namun JN alias Jemi maunya semua lahan yang ada diserahkan sepenuhnya, sementara lahan itu secara sah adalah milik saya, jelas BI alias Basri.

Dan jika para oknum-oknum tersebut hanya terus menyasar saya dengan alasan diduga melakukan aktifitas, maka yang menjadi pertanyaan berikut apakah benar hanya saya yang diduga melakukan aktifitas di lokasi Desa Buyat sebagaimana yang terus dimaikan oleh oknum-oknum tersebut”, jelasnya penuh tanya. ( Pusran)