Mabesnews.com, Jakarta 24 April.2026 – Dari suatu Meja Makan , Rakyat, Negeri SINGAPURA Di balik gemerlap lampu panorama Marina Bay Sands, terjadi dugaan sebuah permufakatan jahat sedang ramai dirayakan. Sementara miris sejumlah jutaan anak di Indonesia menanti janji janji pemenuhan gizi. Mamun anehnya sekelompok elite justru diduga sibuk mengamankan agenda “”*Piring Emas”* mereka di brankas-brankas gelap kota Zurich.
Tim lnvestigasi Krusial DPP. GAKORPAN terbaru mengungkap suatu skema terstruktur dan massive Trade-Based Money Laundering (TBML) yang cukup sistematis, melibatkan cukong cukong perusahaan cangkang, teknisi penghapus jejak money loundry ,sehingga pejabat tinggi negara kita tengah alibi menggunakan dalih ” terstruktur studi banding” untuk menjemput upeti para cukong tersebut alamak zan ..!!??
1. Manipulasi unsur (KKN) = Korupsi Kolusi Nepotisme : Aneh sebuah Piring Plastik Seharga Kemewahan.
Modus operandi yang digunakan tergolong klasik namun berani: Over-Invoicing. PT MDA Alkes (MDA) di Jakarta tercatat mengirimkan Dana dalam jumlah sangat fantastis kepada Global Nutrition Supply Ltd di Singapura.
Alasan kongkrit nya? Impor alat alat makan. Namun, dokumen manifestasi kebohongan usut tuntas bongkar suatu keganjilan semu yang tak masuk logika akal sehat: Aneh cawe cawe harga satu unit piring plastik dihargai $250 USD (sekitar Rp.4 juta). Secara global, angka ini bukan sekadar kesalahan input mendasar , melainkan indikator utama pelarian modal ilegal untuk menghindari deteksi tercium faktor otoritas pajak dan hukum Indonesia.
2. “The Zurich Transit”: Dari Singapura menuju unsur floating aset abadi.
Negara Singapura hanyalah pusatnya terminal transit. Dana yang terkumpul dari selisih harga piring tersebut kemudian jika dikonversi menjadi obligasi korporasi dan aset kripto stablecoin (USDT).
GAKORPAN melihat arah dan tujuannya adalah akun custodian di Bank Swasta Zurich (L-Bank/J-Bank). Di bawah komunikasi sistem perbankan Swiss yang tertutup, aliran dana & dana korupsi ini ditransformasikan menjadi “Aset pribadi ,abadi”. Para pelaku kejahatan terstruktur sedang membangun istana megah & benteng keuangan massive yang mereka sangat meyakini tidak akan bisa ditembus oleh pergantian rezim berkuasa di lndonesia atau semacam badan audit penegak hukum seperti KPK masa depan.
3. Tim lnvestigasi GAKORPAN # LBH PERS Prima Presisi Polri laksanakan bersama APH Mabes Polri untuk investigasi Operasi Senyap “Digital Eraser” di Tanjung Duren.
Kejahatan terstruktur ini memiliki mekanisme sistem pengamanan internal yang canggih. Di sebuah kantor di kawasan Tanjung Duren, tim IT dari PT (TSG) diduga berperan sebagai “penyapu ranjau” digital.
Setiap kali dana berhasil mendarat di Singapura, logaritma transaksi pada sistem Pusat data BGN langsung segera dihapus. Operasi ini bertujuan menciptakan “Kekosongan Data” yang akan membenturkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada dinding buntu canggih saat melakukan audit keuangan di akhir tahun.
DAFTAR PESERTA “PESTA CAWE CAWE ” DI MARINA BAY: Siapa Sajakah Mereka?
Data reservasi hotel dan manifes penerbangan April 2026 membongkar siapa saja yang mendampingi Makelar utama berinisial A.S. Di bawah payung SBL Studi Banding Logistik”, berikut adalah profil para penikmat perjalanan mewah tersebut:
Elite Birokrasi (Dr. R & Kol. M): Pemegang kuasa mandat & tanda tangan proyek. Terdeteksi melakukan pertemuan tertutup di bar mewah Singapura tepat setelah pencairan dana di termin pertama.
Pengaman Parlemen (B & S): Staf ahli yang bertugas memastikan “suhu kondusif ” di DPR RI Senayan agar cool dan tetap dingin. M
Jika mereka tertangkap kamera menggunakan fasilitas limusin mewah yang dibayar oleh cukong cukong perusahaan cangkang penerima dana markup.
Arsitek Opini (J dari G-Agency): Sosok siapakah di balik Narasi kepuasan publik. Kehadirannya untuk memastikan bahwa skandal ini terkubur oleh ledakan faktor isu-isu baru yang sengaja boom diciptakan untuk memecah perhatian rakyat.
Konsekuensi Strategis: Indonesia di Ambang crazy boy “Grey List”
Laporan ini telah siap dikirimkan ke Financial Action Task Force (FATF). Jika dunia internasional pun akan bereaksi, reputasi ekonomi Indonesia anjlok karena judi MBG , menjadi faktor taruhannya. Status Indonesia terancam merosot ke Grey List, sebuah tamparan keras yang akan memaksa pemerintah pusat harus bertindak tegas akan menghadapi isolasi keuangan global.
Mereka mengira piring plastik seharga jutaan rupiah adalah ide jenius untuk merampas dan.merampok tanpa batas jejak. Mereka lupa bahwa dalam ekosistem keuangan modern, tidak ada penghapusan yang cukup bersih untuk melenyapkan noda noda PKI pengkhianatan terhadap kedaulatan ada,ditangan rakyat.
Kita tidak hanya mengejar angka, kita sedang menuntut kembali hak hak anak-anak yang dirampas dari piring mereka.”ujar Bunda Nelly Pardede tokoh Perempuan Nasional PPWI aktivis lansia anti rasuah GAKORPAN.
Laporan ini disusun berdasarkan dossier intelijen keuangan GAKORPAN dan data base lapangan investigasi dan terverifikasi.
*Salam GAKORPAN ASTA CITA ,Bersinergi untuk kemakmuran Rakyat lndonesia,lndonesia Emas 2045 ,Macan Asia yg Merdeka “* kami pun menantikan, mekanisme pemberitaan yg berimbang sesuai UU PERS No.40 th 1999.UU
KIP No.14 th 2008.
Sumber Tim investigasi Gakorpan.
Reporter Iks.B Pers







