Mabesnews.com,-Bismillahirrahmannirahim Assalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh
Kamis 2/4/2026 Saudaraku…
Pernahkah kamu berada di satu titik…
di mana doa sudah kau langitkan berkali-kali,
air mata sudah jatuh entah berapa kali,
tapi kenyataan… tetap tidak berubah?
Pernahkah kamu merasa…
seakan Allah diam?
Seakan-akan…
langit tak lagi menjawab harapanmu?
Saudaraku…
Itulah titik di mana iman sedang diuji…
bukan saat kita bahagia,
tapi saat hati kita hancur… namun kita masih menyebut nama-Nya.
Ikhlas… bukan kalimat ringan.
Ikhlas itu berat.
Ia hadir setelah kecewa yang dalam,
setelah harapan yang runtuh,
setelah kita lelah bertanya “kenapa”.
Ada orang yang tersenyum…
tapi hatinya penuh luka.
Ada yang terlihat kuat…
padahal setiap malam ia menangis dalam sujudnya.
Dan Allah… melihat semuanya.
Tidak ada satu pun luka yang tersembunyi dari-Nya.
Tidak ada satu pun air mata yang jatuh tanpa diketahui-Nya.
Saudaraku…
Jika hari ini hatimu terasa sempit,
jika dadamu terasa sesak…
mungkin itu bukan karena Allah menjauh darimu,
tapi karena Allah sedang menarikmu lebih dekat.
Karena seringkali…
kita baru benar-benar kembali kepada Allah
saat tidak ada lagi yang bisa kita andalkan selain Dia.
Maka… jika takdir terasa begitu menyakitkan,
cobalah berbisik di antara tangismu:
“Ya Allah…
jika ini memang jalan dari-Mu,
maka kuatkan aku untuk menjalaninya…
meski aku belum mampu memahaminya.”
Saudaraku…
Suatu hari nanti,
di waktu yang tidak kita sangka,
Allah akan membuka satu per satu rahasia di balik semua ini.
Dan saat itu terjadi…
kita akan menunduk…
menangis lagi…
tapi kali ini bukan karena luka,
melainkan karena sadar…
bahwa takdir Allah…
tidak pernah salah.
Tetap bertahan…
meski pelan.
Tetap percaya…
meski terluka.
Karena pada akhirnya…
yang paling indah bukanlah apa yang kita inginkan,
tapi apa yang Allah pilihkan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(Samsul Daeng Pasomba.PPWI)







