Mabesnews.com, HAMELI ATE, SBD – Keterlibatan Novita Kiu dalam kegiatan survei calon penerima bantuan rumah layak huni di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sum Rdd reba Barat Daya, memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat.
Sejumlah warga mempertanyakan kapasitas serta dasar keterlibatan yang bersangkutan dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, Novita Kiu dikenal sebagai bagian dari tim pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Dominikus Angga Kaka. Sementara itu, sebagian warga menyebut bahwa yang bersangkutan bukan merupakan pegawai pada instansi pemerintah yang membidangi urusan perumahan rakyat.
Perbedaan informasi tersebut memicu diskusi di ruang publik, termasuk di media sosial. Sebagian masyarakat menilai kehadiran siapa pun yang membantu memperjuangkan kebutuhan warga merupakan hal yang positif. Namun, tidak sedikit pula yang berharap adanya penjelasan resmi mengenai kapasitas, kewenangan, dan peran setiap pihak yang terlibat dalam proses survei bantuan pemerintah tersebut.
Menurut warga, kejelasan informasi sangat penting untuk menghindari berbagai spekulasi yang dapat berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, transparansi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan survei dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penentuan calon penerima bantuan.
Di sisi lain, terdapat pula masyarakat yang meminta agar polemik tersebut tidak mengganggu pelaksanaan program bantuan yang sedang berjalan. Mereka berharap fokus utama tetap diarahkan pada upaya membantu warga yang membutuhkan rumah layak huni, khususnya keluarga kurang mampu yang telah lama menantikan program tersebut.
Hingga saat ini, tanggapan masyarakat masih beragam. Karena itu, publik berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang komprehensif agar tidak terjadi kesalahpahaman serta untuk memastikan seluruh proses berjalan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai bentuk keberimbangan informasi, media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan sesuai fakta dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tim Lapangan
Martinus Kondo







