MabesNews.com, SUMBA BARAT DAYA, NTT, kecamatan Kodi Bangedo Rabu 29 Juli 2026.
Setelah lama dirawat dengan penuh semangat, Rate Ngaro di Desa Maliti, Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, akhirnya resmi dibuka. Kini kawasan wisata ini bukan lagi sekadar wacana. Kursi-kursi santai sudah tertata rapi, dan perahu wisata siap mengantar pengunjung menyusuri keindahan Rate Ngaro dari sisi air.
Di balik kebangkitan ini ada nama *Yonatan*, pengelola yang punya cinta besar pada kampungnya. Bermodal semangat, ia berani mengetuk pintu Kementerian Pariwisata Pusat untuk meminta bantuan. Hasilnya? Bantuan perlengkapan tamu mulai berdatangan dan destinasi ini siap beroperasi penuh.
Adanya pariwisata ini berdampak positif. Warga setempat yang sebelumnya menganggur kini mulai punya kegiatan dan penghasilan, ujar Yonatan saat ditemui di lokasi, Rabu 29 Juli 2026.
Dampaknya langsung terasa. Rate Ngaro tak hanya jadi tempat wisata baru, tapi juga jadi harapan baru. Warga yang dulu menganggur kini punya peran: jadi pengelola, penjaga, pemandu bot, hingga pelaku UMKM. Ekonomi desa pelan-pelan bergerak.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah kecamatan. Camat Kodi Bangedo, Elisabet Kaka, S.Pd, menyebut kehadiran Rate Ngaro sebagai angin segar.
Saya sangat-sangat support. Harapan saya semua warga di area lokasi strategis wisata dapat berkolaborasi dengan pengelola, hingga terus menjalin hubungan yang baik. Ke depannya ini bisa berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setempat ujarnya di ruang kerjanya, Rabu 29 Juli 2026 pukul 13.21 WITA.
Dengan alam yang masih asri, fasilitas yang terus dilengkapi, dan semangat warga yang tak pernah padam, Rate Ngaro kini siap naik kelas menjadi ikon wisata baru kebanggaan Maliti Bondo Ate,
Warga desa Maliti Bondo Ate sumba Barat Daya punya alasan baru untuk dikunjungi. Rate Ngaro menunggu.
Penulis: DOMINGGUS







