Mabesnews.com, Medan — PT Siar Tour siap memberangkatkan sebanyak 39 calon jemaah haji (calhaj) khusus pada 11 Mei 2026 ke Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.
Pada musim haji tahun ini, jumlah jemaah yang berangkat mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 64 jemaah. Penurunan ini disebabkan oleh adanya jemaah yang belum siap berangkat serta imbas gejolak perang di kawasan Teluk yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Executive Director PT Siar Tour, Drs. H. Alamria Asmardy, mengemukakan hal tersebut kepada media ini di sela-sela kegiatan manasik haji di Polonia Hotel, Rabu (8/4).
Selama berada di Tanah Suci, jemaah akan dibimbing oleh Drs. H. Buya Fakhri Hamyar, ustadz berpengalaman dan terpercaya dari Departemen Agama. Ia akan didampingi oleh Amirul Haj H. Reza Pahlevi, SE, serta petugas haji dan umrah Siar Tour yang berdomisili di Tanah Suci.
Jemaah akan bertolak dari Medan menuju Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Selanjutnya, perjalanan dari Jakarta ke Jeddah akan menggunakan pesawat Saudi Arabia. “Kami mencari suasana yang lebih aman dari gejolak yang terjadi agar jemaah bisa tiba tepat waktu di Tanah Suci,” ujar Alamria Asmardy.
Terkait kenaikan harga avtur pesawat, Alamria menjelaskan bahwa untuk program haji plus tidak ada penambahan biaya. Jemaah telah membayar sebesar 17.000 dolar AS atau sekitar Rp270 juta per jemaah.
Sementara itu, dua calon jemaah haji asal Perdagangan, Simalungun, yakni Nursawi Adnan dan Ria Maleh Sembiring, mengaku bersyukur dapat berangkat tahun ini. “Niat kami ke Tanah Suci sudah lama. Alhamdulillah, pada musim haji tahun ini kami mendapat kesempatan untuk berangkat,” ujar mereka.
Kegiatan manasik haji yang berlangsung selama lima hari di Polonia Hotel dan Berastagi Cottage diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Ustadz H. Mohd. Syafei serta sari tilawah oleh Rubayyi Hasnaz.

Pembimbing jemaah, Ustadz Buya Nazrul Fakhri Hamyar, menjelaskan bahwa esensi ibadah haji adalah senantiasa memuji Allah dalam keadaan apa pun, baik sehat maupun sakit. “Haji adalah perjalanan menuju Baitullah dan merupakan undangan langsung dari Allah SWT,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap ibadah besar seperti haji memiliki tantangan tersendiri. “Mudah-mudahan seluruh jemaah meraih haji mabrur yang balasannya adalah surga. Berlomba-lombalah ke Makkah, tempat kelahiran junjungan kita Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Jemaah yang dipimpin Amirul Haj H. Reza Pahlevi, SE akan berada di Tanah Suci selama 24 hari dan dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 5 Juni 2026. Meskipun kuota mencapai 70 jemaah, terdapat beberapa calon jemaah yang menunda keberangkatan.
Alamria Asmardy juga menyampaikan apresiasi kepada para jemaah yang telah memilih dan mempercayakan Siar Tour sebagai penyelenggara perjalanan haji. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah. (tiar)







