Polresta Cirebon Respon Cepat Tangani Tanggul Jebol Penyebab Banjir Rob Di Desa Rawaurip

Polri277 views

MabesNews.com – Polresta Cirebon – Jajaran Polresta Cirebon melakukan respon cepat menangani tanggul jebol yang dikhawatirkan menjadi penyebab Banjir Rob di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jumat (11/8/2023).

Bahkan Polresta Cirebon pun langsung menyerahkan bantuan, 10 ribu karung sebagai penanganan sementara tanggul jebol tersebut.

Selain itu, Polresta Cirebon bersama sejumlah instansi terkait dan masyarakat juga melaksanakan kerja bakti untuk membangun tanggul sementara sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan masyarakat Desa Rawaurip mengenai sering datangnya air Rob akibat tanggul jebol.

Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Arif Budiman mengatakan, kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan 250 personel gabungan dari unsur Kodim, Lanal, Dit. Polairud Jabar, Sat. Samapta, Sat. Polair, Gabungan Polsek, BPBD, Tagana, dan masyarakat Desa Rawaurip.

“Kegiatan ini hanya sebagai penanganan awal untuk merespons keluhan masyarakat sehingga tidak berhenti sampai disini. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Cirebon dan akan menurunkan alat berat untuk mempercepat pembuatan tanggul,” ujar Kombes Polisi Arif Budiman.

Ia mengatakan, Pemkab Cirebon juga bakal mencarikan solusi jangka panjang untuk pembuatan tanggul permanen. Pasalnya, Banjir Rob akibat tanggul jebol tersebut mengancam penurunan produksi garam di Desa Rawaurip yang sebelumnya mencapai 250 ribu ton per Tahun menjadi 50 ribu ton per Tahun.

Selain itu, dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Desa Rawaurip juga mendapat informasi bahwa, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sempat mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 19 miliar untuk pembangunan tanggul permanen di Desa Rawaurip tetapi tidak diserap.

“Sehingga informasi tersebut akan ditindak lanjuti Pemkab Cirebon. Diharapkan, pembangunan tanggul yang kokoh ini mampu menahan air Rob dan mengembalikan tingkat produksi garam di Desa Rawaurip menjadi 250 ribu ton per Tahun, karena sekarang menurun akibat Rob,” tutup Kombes Arif Budiman. Pewarta (Markus.T).