Polres Kabupaten Sumba Barat Daya di duga Pilih kasih dalam menanggapi laporan Masyarakat.

Pemerintah, Polri1,849 views

MabesNews.com, Polres Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tugas kepolisian adalah melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat,tetapi sayang kata itu di duga hanya berlaku untuk kalangan tertentu.

Dalam Pelayanan Polres Kabupaten Sumba Daya di duga pilih kasih dalam menanggapi laporan masyarakat terkait tindak pidana.

Masyarakat merasa kecewa atas pelayanan Polres kabupaten Sumba Barat Daya yang di duga pilih kasih dalam menanggapi kasus yang di laporkan atas nama Yusuf Lende sebagai pemborong Irigasi di Umbu Bodi dengan tuduhan Pengancaman dan Pemerasan yang di tuduh tidak di lakukan oleh dua tukang yang bernama Milusensius Bili dan Melkianus Lende Bulu, padahal dua tukang yang di laporkan Yusuf Lende adalah sebagai korban yang tidak di berikan upah kerja saat menyelesaikan pekerjaan Irigasi di Umbu Bodi,tetapi malahan di laporkan balik oleh Pemborong irigasi di Umbu Bodi yang bernama Yusuf Lende dengan tuduhan melakukan Pengancaman dan pemerasan.

foto Milusensius Bili dan Melkianus Lende Bulu yang di tuduh Yusuf Lende melakukan Pengancaman

Melisensius Bili dan Melkianus Lende Bulu yang di laporkan Yusuf Lende adalah sebagai korban yang tidak di berikan upah kerja saat menyelesaikan pekerjaan Irigasi,bukan hanya dua orang tukang yang di korban tetapi teman pekerjanya juga di korbankan oleh Pemborong Irigasi yang bernama Yusuf Lende.

Terkait laporan Polisi Yusuf Lende terhadap Melisensius Bili dan Melkianus Lende Bulu terkait Tuduhan mengenai Pengancaman dan pemerasan yang tidak beralaskan bukti, Lukas Bali Ngara bersama teman kerjanya yang sama sama di korbankan oleh pemberong Yusuf Lende tidak Terimah kalau saudara atau temannya di laporkan di Polres padahal mereka semua sebagai korbankan yang tidak di berikan upah oleh Yusuf Lende pada saat menyelesaikan pekerjaan Irigasi di Umbu Bodi.

foto Lukas Bali Ngara yang melaporkan Tuntut balik

Lukas Bali Ngara bersama teman yang di korbankan tidak terima dan berbondong bondong pergi di polres Kabupaten Sumba Daya melaporkan Tuntut balik kepada Yusuf Lende dengan laporan Polisi Pencemaran nama baik dan Penipuan pada Tanggal 02 Juni 2024 tepak Jam 10:08,tetapi sayang sekali sampai saat ini belum ada tanggapan serius dari pihak polres mengenai laporan Lukas Bali Ngara Bersama teman yang di korbankan oleh Yusuf Lende yang tidak di berikan Upah kerjanya,tetapi laporan Yusuf Lende cepat di tanggapi pihak polres.

Media Mabes.com Jeminikson Dappa Turun di lokasi kediaman Korban sekaligus penanggung jawab yang melaporkan Tuntutan balik kepada Yusuf Lende yang bernama Lukas Bali Ngara,Lukas Bali Ngara sangat kecewa Kepada polres Kabupaten Sumba Barat Daya yang belum menanggapi laporan tuntutan balik sampai saat ini.

Media Mabesnews.com wawancara Yusus Bali Ngara,saya bersama teman yang di korbankan Yusuf Lende dan sekaligus penanggung jawab yang melaporkan tuntutan balik terhadap Yusuf Lende,sangat sangat kecewa atas tindakan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya yang sampai saat Ini belum menanggapi laporan tuntutan balik kami terkait pencemaran nama baik dan penipuan yang di lakukan Yusuf Lende,tetapi laporan Yusuf Lende cepat di tangani oleh pihak polres sedangkan laporan kami yang di korbankan Yusuf Lende sampai saat ini belum ada tanggapan dari Polres Kabupaten Sumba Barat Daya.

Saya sebagai masyarakat sangat kecewa atas pelayanan Polres yang tidak melayani masyarakat dengan baik,kami masyarakat membutuhkan keadilan sehingga kami semua melaporkan kasus ini,tetapi sayang sekali pihak Polres tidak ada tanggapan sama sekali mengenai kasus yang kami laporkan.

Kami sebagai masyarakat sangat sangat kecewa atas pelayanan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya,kami membutuhkan keadilan tetapi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sepenuh belum kami rasakan sebagai masyarakat tetapi keadilan itu hanya berlaku untuk masyarakat lemah.

Polres Kabupaten Sumba Barat Daya menempel di depan,kami siap melayani,melindungi dan mengayomi masyarakat tetapi kata itu hanya sebagai lambang tetapi pelaksanaannya untuk masyarakat lemah seperti kami tidak ada,kalau laporan Yusuf Lende baru di laporkan besok langsung ada surat panggilan terhadap teman saya atau saudara saya yang sama sama di korban tetapi laporan kami masyarakat lemah sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali dari pihak polres bahkan sampai hari ini.

Dalam kesempatan ini, dengan adanya media MabesNews.com yang turun langsung di masyarakat dan sangat peduli akan kami masyarakat lemah,agar keluhan kami masyarakat di kabupaten Sumba Barat Daya terhadap pelayanan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya agar di dengar langsung oleh Yang Terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Kapolri, bahwa pelayanan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya seperti ini yang kami rasakan masyarakat Lemah,kami masyarakat lemah sangat kecewa pelayananan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya, kami membutuhkan keadilan tetapi pelayanannya selalu politik waktu yang selalu di perankan untuk kami masyarakat lemah,hukumnya masih tajam di bawah tetapi Tumpul di atas, sahut Lukas Bali Ngara.

Media MabesNews.com Jeminikson Dappa, menyampaikan Kepada yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Kapolri agar keluhan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya terkait pelayanan Polres Kabupaten Sumba Barat Daya agar di dengar langsung bahwa pelayanan Polres di duga sangat sangat mengecewakan hati masyarakat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum di rasakan oleh masyarakat lemah.

Apabilah hal ini di biarkan terus menerus terjadi dalam pelayanan Polres, maka masyarakat Lemah yang selalu menjadi korban, baik waktu maupun tenaga pulang pergi ke Polres demi mendapatkan Keadilan,tapi sayang keadilan yang di inginkan masyarakat hanya begitu begitu saja.

Tegaslah dalam melayani,melindungi dan mengayomi masyarakat agar masyarakat selalu mencintai Polri. Jurnalis Jeminikson Dappa.