Polres Boltim Diminta, Penjualan BBM Jenis Petralite di SPBU Tutuyan Harus Ditertibkan

Pemerintah143 views

MabesNews.com, Boltim,Sulut- Tujuan masyarakat pelaku usaha yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis petralite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tutuyan Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan maksud untuk dijual kembali pada depot mereka masing-masing yang tersebar di Boltim pada prinsipnya sangatlah baik demi membantu para pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat ketika kehabisan BBM di jalan.

Dimana, dengan adanya depot-depot penjualan BBM jenis petralite yang tersebar di wilayah Boltim, masyarakat pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat sangat terbantukan ketika kehabisan BBM di jalan.

Untuk mendapatkan BBM jenis petralite sendiri, masyarakat pelaku usaha setiap harinya rela melakukan antrian menggunakan kemdaraan roda dua dengan proses pengisian BBM dilakukan secara bolak balik atau berulang kali hingga mereka bisa mendapatkan satu dua jorgen BBM untuk dijual kembali pada depot-depot milik mereka sendiri.

Namun ironisnya, berdasarkan pantauan, diduga kuat ada juga oknum-oknum masyarakat pelaku usaha yang melakukan pembelian BBM jenis petralite dengan cara berulang kali atau bolak balik dengan menggunakan kendaraan roda empat yang sama.

Selidik punya selidik, proses pembelian BBM jenis petralite yang dilakukan oleh oknum-oknum masyarakat pelaku usaha dengan menggunakan kendaraan roda empat secara bolak balik diduga bukan hanya dijual pada depot-depot mereka sendiri secara sceran, melaikan diduga sering kali dijual kembali secara keseluruhan kepada para penampung. Kondisi inilah yang mestinya harus menjadi perhatian khusus dari Polres Boltim dibawah komando Kapolres AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan untuk dapat melakukan pengawasan sekaligus penertiban terkait pembelian BBM jenis petralite yang menggunakan kendaraan roda empat secara bolak balik bukan untuk dijual kembali secara eceran melainkan diduga hanya dijual kembali kepada para penampung atau pedagang karena hal itu sangat merugikan masyarakat umum yang hendak memerlukan BBM bersubsidi. Dimana ketika proses pembelian BBM jenis petralite dengan menggunakan kendaraan roda empat secara bolak balik itu sangat berdampak terhadap masyarakat umum yang hendak melakukan pengisian,”Masi siang torang basingga di SPBU Tutuyan moba isi minyak, ehh dapa lia pintu maso SPBU dorang sopake palang bertanda BBM habis”, ucap sejumlah warga penuh tanya.

Kondisi itu bukan hanya terjadi satu dua kali saja, melainkan setiap hari, sehingga hal itu membuat masyarakat umum merasa kesal karena kerap kali mereka hendak melakukan pengisian BBM siang hingga sore hari pada SPBU Tutuyan didapati BBM di SPBU habis, ada apa ??

Terkait adanya pembelian BBM jenis petralite oleh masyarakat pelaku usaha yang akan dijual kembali secara eceran pada depot-depot mereka sendiri itu tidak masalah. Tetapi yang menjadi masalah yaitu ketika mereka melakukan pengisian secara bolak balik dengan kendaraan roda empat kemudian BBM yang mereka dapatkan itu hanya dijual kembali kepada para penampung atau pedagang BBM, itu yang masalahnya. Sehingga hal ini harus mendapat perhatian khusus dari Polres Boltim agar segerah melakukan pengawasan dan penertiban terutama bagi mereka yang melakukan pengisian BBM jenis petralite secara bolak balik dengan kendaraan roda empat yang sama,”Rupa itu barkot sonyanda berfungsi di SPBU Tutuyan”, ucap sejumlah warga penuh kesal.(Pusran Beeg)