Peran Keluarga Jadi Kunci, Kasat Resnarkoba Boltim Sosialisasi Bahaya Narkoba

Pemerintah126 views

MabesNews.com, Boltim,Sulut- Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Satuan Reserse Narkoba terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polres Boltim IPTU Harun K. Pangalima, S.H., M.H melaksanakan sosialisasi pencegahan narkoba di Aula Lantai III Kantor Bupati Bolmong Timur, Desa Tutuyan III, Kecamatan Tutuyan, Kamis (29/01/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolmong Timur ini mengangkat tema “Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba menuju Keluarga Indonesia Sehat, Sejahtera, Harmonis tanpa Narkoba” dan menjadi bagian dari rangkaian Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027.

Turut hadir Sekda Kabupaten Bolmong Timur Moh. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P, Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, S.H, Kapolsek Tutuyan IPDA Reinhard Kaingat, S.H mewakili Kapolres Bolmong Timur AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si, Danramil Kotabunan Peltu Junil Tehalu, para kepala perangkat daerah, camat dan sangadi se-Kabupaten Bolmong Timur, pengurus TP-PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pemaparannya, Iptu Harun Pangalima,S.H.,M.H,. menjelaskan pengertian narkoba yang meliputi narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya beserta contoh yang sering ditemukan di lingkungan masyarakat. Ia menyoroti faktor utama penyalahgunaan narkoba seperti pengaruh pergaulan, lemahnya pengawasan keluarga, tekanan ekonomi, serta rendahnya pemahaman tentang risiko narkoba.

“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan pengguna, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan masa depan generasi muda. Karena itu pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat,” ujar Iptu Harun.

Ia menegaskan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mencegah peredaran narkoba. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh elemen, tidak hanya aparat penegak hukum.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Sosialisasi berakhir pada pukul 13.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.(Pusran Beeg)