MabesNews.com, Kodi, Desa Karoso, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur – Rabu, 25 Maret 2026 – Pembangunan gedung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Karoso, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, saat ini sedang dikerjakan dan ditargetkan segera rampung.
Program ini diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA, serta kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil. Namun, prioritas utama tetap diberikan kepada para pelajar.
Kehadiran program MBG di Desa Karoso mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Warga mendukung penuh program ini, bahkan turut dilibatkan dalam proses pembangunan gedung. Program ini dinilai mampu meningkatkan gizi ibu hamil dan balita, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan gizi dan juga membuka peluang ekonomi bagi warga,” ujar Agus Rangga Mone saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.
Dapur MBG tersebut dikelola oleh Yayasan Tana Manda Tambolaka (SBD), yang juga melibatkan penyandang disabilitas dalam operasionalnya sebagai bentuk pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, bahan makanan yang digunakan dalam program ini memanfaatkan hasil pertanian lokal, seperti terong, tomat, dan wortel, sehingga turut mendukung petani setempat.

Pengelolaan program MBG, termasuk pembangunan gedung dan penyediaan sarana pendukung, berada di bawah koordinasi Adam Mone. Seluruh proses pembangunan dilakukan secara maksimal guna memastikan kualitas bangunan memadai dan dapat segera digunakan.
Pemilik lahan serta seluruh pihak terkait turut memberikan dukungan penuh terhadap program MBG, mengingat program ini dinilai sangat penting dalam mempercepat pengembangan dapur umum serta distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.
Di Desa Karoso sendiri, program ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 2.500 penerima manfaat. Kehadiran dapur MBG di wilayah Mareha pun saat ini sedang dipercepat pembangunannya agar segera beroperasi.
“Kami berharap program ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah,” tambah Agus Rangga Mone.
Sementara itu, Kementerian PAN-RB turut memperkuat kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan optimal, termasuk dalam penyediaan lahan serta operasional dapur makan bergizi di seluruh Indonesia.
Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia semakin meningkat.
Tim Lapangan: Dominggus







