Mabesnews.com – Batam – Suasana khidmat dan penuh antusiasme tampak di Ballroom Wyndham Panbil Batam Hotel & Convention, Kamis malam, 12 Februari 2026, menjelang dimulainya acara Pelepasan Mubalig Kota Batam dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Meski acara resmi belum dimulai, para mubalig, tokoh agama, serta undangan dari berbagai kecamatan telah hadir memenuhi ruangan. Panitia terlihat sigap melakukan registrasi dan absensi peserta dari setiap kecamatan se-Kota Batam. Proses pendataan ini dilakukan untuk memastikan seluruh mubalig yang ditugaskan benar-benar hadir dan siap menjalankan amanah dakwah selama Ramadan.
Satu per satu perwakilan kecamatan dipanggil untuk melakukan konfirmasi kehadiran, mulai dari Batam Kota, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, Nongsa, Bengkong, Lubuk Baja, Batu Ampar, Sei Beduk, Bulang, Galang, hingga Belakang Padang. Panitia memastikan distribusi mubalig ke masing-masing wilayah berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya.
Di tengah suasana persiapan tersebut, hadirin tampak berbincang hangat sembari menunggu kedatangan Wali Kota Batam yang dijadwalkan membuka dan melepas secara resmi para mubalig. Beberapa grup hadrah dan tim pengisi acara juga telah bersiap di sisi panggung, menambah semarak suasana menjelang pembukaan.
Ketua pelaksana menyampaikan bahwa proses absensi dan koordinasi teknis ini menjadi bagian penting dari kesuksesan kegiatan. Setiap kecamatan telah dirancang menjalankan berbagai agenda keumatan selama Ramadan, sehingga kehadiran mubalig yang akan bertugas menjadi prioritas utama untuk dipastikan sejak awal.
Antusiasme para mubalig mencerminkan semangat dakwah yang tinggi. Momentum pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan seluruh elemen masyarakat Batam dalam menyambut Ramadan dengan program-program pembinaan yang terarah dan menyentuh hingga tingkat akar rumput.
Acara pembukaan resmi akan dimulai setelah Wali Kota Batam tiba di lokasi, dilanjutkan dengan sambutan, doa bersama, dan pelepasan simbolis mubalig menuju kecamatan masing-masing. Semangat kebersamaan yang telah terasa sejak sebelum acara dimulai menjadi pertanda kuat bahwa Ramadan tahun ini akan disambut dengan kesiapan dan kesungguhan yang lebih baik.(Nursalim Turatea).







