Masalah Drainase hingga DBD Mengemuka, Reses Andi Putra Disambut Antusias Warga

Pemerintah69 views

 

Bukittinggi, MABESNEWS.COM- Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Andi Putra, turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Mandiangin Koto Selayan (MKS). Bertempat di Kelurahan Campago Ipuh, Kamis (30/4/2026), reses ini menjadi ruang terbuka bagi warga menyampaikan berbagai persoalan mendesak di lingkungan mereka.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Mandiangin Koto Selayan, unsur tokoh adat, Bundo Kanduang, alim ulama, cadiak pandai, LPM, hingga perangkat RT dan RW setempatmenunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Andi Putra menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen strategis untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.

“Kehadiran saya di sini untuk memastikan suara warga, khususnya di Campago Ipuh, benar-benar sampai dan diperjuangkan di tingkat legislatif,” tegasnya.

Dialog berlangsung dinamis. Warga menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas, dengan fokus utama pada perbaikan infrastruktur dasar. Permasalahan drainase menjadi sorotan, mengingat genangan air kerap terjadi saat hujan. Selain itu, warga juga mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan demi meningkatkan keamanan lingkungan.

Tak hanya infrastruktur, isu kebersihan lingkungan turut mengemuka. Warga mengeluhkan masih adanya tumpukan sampah di beberapa titik yang dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan. Di sektor kesehatan, masyarakat juga meminta perhatian serius terhadap penanganan penyakit Demam Berdarah (DBD) agar tidak semakin meluas.

Menanggapi hal tersebut, Andi Putra memastikan seluruh aspirasi telah dicatat dan akan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.

“Semua usulan, mulai dari drainase, pengelolaan sampah, hingga penanganan DBD, akan kami tindak lanjuti melalui rapat bersama dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi. Ini menjadi komitmen kami demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan reses ditutup dengan diskusi hangat yang mencerminkan sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan peran DPRD dalam fungsi pengawasan, penganggaran, dan penyaluran aspirasi guna mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kota Bukittinggi. (el )