MabesNews.com, MANDAILING NATAL , Ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda memicu aksi nyata dari berbagai elemen di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Diprakarsai oleh Korps Wartawan Siswa/Sekolah (KORWASIS) Madina bersama Panitia Generasi Penerus Bangsa, sebuah gerakan kolaboratif digelar melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Pelajar Tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK di Lapangan SMA Negeri 1 Siabu, Selasa (21/7/2026).
Mengangkat tema “Dengan Ilmu Kita Melawan Narkoba, Dengan Prestasi Kita Membangun Bangsa,” agenda ini dihadiri ratusan siswa dari 7 SMP/MTs serta 11 SMA/SMK se-Kecamatan Siabu dan sekitarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari lintas instansi. Hadir mewakili Bupati Madina, Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution, Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Kapolres Madina AKBP Bagus Priyadi, S.I.K., M.Si., Kepala BNNK Madina, Kepala Dinas Pendidikan Madina, Camat Siabu, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala sekolah, guru, hingga insan pers.
Tanggung Jawab Moral Insan Pers
Pembina KORWASIS Madina, Iskandar Hasibuan, S.E., mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif para wartawan muda yang tak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam aksi sosial pencegahan narkoba.
”Mungkin ada yang bertanya, mengapa wartawan mengadakan sosialisasi bahaya narkoba? Jawabannya sederhana, keselamatan anak-anak kita bukan hanya tanggung jawab pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, atau BNN. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Iskandar.
Iskandar turut mendorong DPRD Kabupaten Mandailing Natal agar memberikan perhatian penuh melalui dukungan kebijakan dan penganggaran, sehingga edukasi pencegahan narkoba dapat menjangkau seluruh sekolah di Madina secara berkelanjutan.
Pesan Kunci Pimpinan Daerah untuk Pelajar
Para pejabat pimpinan daerah yang hadir secara bergantian menyampaikan seruan membakar semangat dan membentengi diri para pelajar dari ancaman barang haram tersebut,
Sekretaris Daerah Madina, Afrizal Nasution
Mewakili Bupati, Sekda menegaskan tidak ada istilah “sekadar mencoba” dalam narkoba. Ia membekali para siswa dengan lima pesan penting: memperkuat iman dan akhlak, menolak narkoba dalam bentuk apa pun, memilih pergaulan yang sehat, mengisi waktu dengan hal positif, serta berani berkata “TIDAK” pada narkoba.
”Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah mencoba narkoba. Masa depan kalian jauh lebih berharga daripada kesenangan sesaat,” imbau Sekda.
Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priyadi, S.I.K., M.Si.
Kapolres mengingatkan bahwa peredaran narkotika kini telah merambah ke berbagai kalangan, termasuk ruang-ruang sekolah.
Siswa diminta untuk selalu waspada dan menjaga cita-cita mereka.
”Kalian adalah calon dokter, guru, polisi, tentara, pengusaha, hingga calon pemimpin Madina. Jangan biarkan cita-cita setinggi itu hancur hanya karena narkoba,” ujar Kapolres lugas.
Ketua DPRD Madina, H. Erwin Efendi Lubis, S.H.
Erwin mengajak seluruh generasi muda mengisi masa remaja dengan prestasi, pendidikan, dan kegiatan berorganisasi sebagai benteng utama. Menurutnya, jalur-jalur positif itulah yang akan mengantarkan mereka menuju masa depan cerah.
Tumbuhkan Kesadaran Kolektif
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga legislatif, BNN, dan insan pers ini menjadi bukti konkret bahwa perlawanan terhadap narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui momentum ini, KORWASIS Madina dan Panitia Generasi Penerus Bangsa berharap dapat memantik kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menjadi pelopor lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.







